Breaking News:

KPU Nunukan

Usai Dinyatakan Negatif Covid-19, Bakal Calon Wakil Bupati Nasir Ikut Tes Psikologi di Tarakan

Usai hasil swab dinyatakan negatif Covid-19, bakal calon wakil bupati Muhammad Nasir mengikuti tes psikologi.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ Felis
Ketua KPU Nunukan, Kalimantan Utara, Rahman, 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Usai hasil swab dinyatakan negatif Covid-19, bakal calon wakil bupati  Muhammad Nasir mengikuti tes psikologi, sebagai salah satu persyaratan mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) Nunukan.

Pria yang akrab disapa Nasir ini mengikuti tes psikologi di Tarakan, Senin (27/9/2020). Terkait tes psikologi yang diikuti Nasir dibenarkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, Rahman.

Rahman menjelaskan, karena hasil swab Nasir dua kali dinyatakan negatif Covid-19, akhirnya dapat mengikuti tes psikologi. Setelah mengikuti tes psikologi dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan.

"Setelah pemeriksaan kesehatan dilanjutkan dengan pemeriksaan dokumen bakal pasangan calon. Lalu perbaikan syarat penetapan dan nomor urut," katanya.

Rahman mengatakan, untuk rencana penetapan bakal pasangan calon (bapaslon) Dani-Nasir setelah rapat pleno perbaikan syarat calon.

"Penetapan calon dilakukan setelah bapaslon dinyatakan memenuhi syarat yakni 4 Oktober.

Sedangkan penetapan nomor urut pasangan calon yakni 5 Oktober," ujarnya.

Polres Bulungan Ungkap Judi Online, Seorang Pelaku Dibekuk saat Asyik Ikut Kontes Burung

Tiga Bangunan dan 30 Unit Komputer Hangus Terbakar,  Ali Akui Rugi Rp 700 Juta

Simak Langkah Awal Jika ada Keluarga Yang Positif Covid 19

Sesuai surat edaran KPU RI 788, nomor urut paslon yang ditetapkan kemudian, mengikuti nomor urut paslon yang sudah ditetapkan dahulu.

" Ya, saya tidak bilang nomor dua, intinya nomor berikutnya dari paslon yang sudah ditetapkan lebih dahulu,"ucapnya.

Sementara itu saat disinggung hasil swab bacawabup Muhammad Nasir, Direktur Utama (Dirut) RSUD Tarakan, Hasbi Hasyim enggan menjawab. 

"Tidak boleh tanpa seizin pasien, maaf," ujarnya.

Sekadar informasi, bapaslon Dani-Nasir diusung oleh partai Demokrat (5 kursi), PKS (4 kursi), PBB (1 kursi), PPP (1 kursi), termasuk partai pendukung non parlemen, yakni PAN dan PKPI.

(*)

(TribunKaltara.com/Felis)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved