Breaking News:

Tower telekomunikasi di Mahulu

Kominfo Akan Bangun 12 Tower BTS di Wilayah Pedalaman Mahulu

Kominfo), melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) akan membangun 12 BTS di pedalaman Mahakam Ulu.

TRIBUNKALTIM.COM
Kepala Kominfo Mahulu, Nasution Himbau Djaang 

TRIBUNKALTARA.COM, UJOH BILANG – Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) akan membangun 12 tower Base Transceiver Station (BTS) di sejumlah wilayah di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). 

Kepala Diskominfo Mahulu Nasution Himbau Djaang, Selasa (29/9/2020) mengungkapkan, ke-12 titik tower BTS yang akan dibangun tahun ini tersebut tersebar di sejumlah lokasi. Utamanya di wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau jaringan telepon seluler atau masih blank spot.

“Untuk anggaran pembangunan semua dari pusat. Kita, Pemerintah Daerah hanya menyiapkan lahannya saja,” kata Hibau. Begitu pun dalam pengoperasiannya nanti, akan dikerja samakan dengan operator seluler. Di antaranya kerjasama dengan PT Telkom (BUMN).

Bukan hanya tower, oleh BAKTI dalam BTS ini juga akan dilengkapi komponen-komponen lainnya. seperti transmisi (VSAT), catu daya (450 watt VDC) dan perlengkapan BTS. Semua itu digelar di lahan seluas 400 m2 yang disediakan pemerintah daerah berdasarkan perjanjian pinjam pakai lahan.

Antisipasai Curah Hujan Tinggi, Walikota Tarakan Minta Warga Korban Tanah Longsor Dievakuasi

Hutan Lindung Mulai Gundul, Walikota Tarakan Minta DLH Tarakan Koordinasi Dengan DLH Kaltara

Dua ASN di Lingkungan Pemkab Nunukan Positif Covid-19, Sejumlah Pegawai di Rapid Test

Mengenai jangka waktu pemakaian lahan, Hibau menyebutkan akan berlangsung selama kurang lebih lima tahun. “Atau disesuaikan dengan peraturan daerah yang berlaku di masing-masing lokasi,” ungkapnya.

Berdasarkan data BAKTI Kominfo, saat ini, terdapat 30 kabupaten/kota yang melakukan penandatanganan perjanjian pinjam pakai lahan. Utamanya di wilayah perbatasan. Di Kaltim satu-satunya yang mendapat program ini, yaitu di Kabupaten Mahakam Ulu.

Melalui pembangunan tower BTS ini, diharapkan akan mengurangi area blank spot di Kabupaten Mahulu. “Sarana telekomunikasi sangat penting. Apalagi di era seperti sekarang. Untuk itu lah, bersinergi dengan pusat kita berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pra sarana komunikasi. Salah satunya dengan membangun tower BTS ini,” ujar Hibau.

Diakuinya, di Mahulu masih banyak wilayah yang saat ini masih blank spot. Namun karena keterbatasan anggaran dan juga kewenangan, pembangunan dilakukan secara bertahap. “Kita harapkan ke depan, seluruh wilayah di Mahulu bisa dijangkau telekomukasi,” imbuhnya.

(*)

Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved