Breaking News:

Virus corona

Pemkab Kukar Perpanjang Pembatasan Sosial Selama 2 Minggu, Tejadi Peningkatan Kasus Covid-19

PSBB diberlakukanm lagi di Kukar, karena kasus covid-19 meningkat. Ada surat edaran dari PltBupati Kukar area publik ditutup.

TRIBUNKALTIM.COM
Masyarakat yang masuk ke Kabupaten Kukar dilakukan pemeriksaan, Kamis (1/10/2020) 

TRIBUNKALTARA.COM, TENGGARONG - Masa pembatasan sosial adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi covid-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali diperpanjang selama 14 hari kedepan atau 2 minggu.

Perpanjangan tersebut sesuai dengan kembali terbitnya surat edaran tentang perpanjangan waktu pelaksanaan evaluasi penyelenggaraan relaksasi dan penerapan pembatasan sosial adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi covid-19 di wilayah Kukar.

Surat edaran yang dikeluarkan pada Rabu, (30/9/2020) tersebut ditandatangani langsung Plt Bupati Kukar, Chairil Anwar.

Dalam edaran tersebut, Chairil menyampaikan, Perkembangan kasus Covid-19 belum menunjukan adanya penurunan kasus secara signifikan selama 14 hari pelaksanaan evaluasi penyelenggaraan relaksasi dan penerapan pembatasan sosial Adaptasi Kebiasaan Baru pada masa pandemi Covid-19 dalam wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Berdasarkan data tanggal 14-30 September 2020 telah terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 414 kasus dari total 1.219 kasus atau 34 persesn dengan jumlah kasus meninggal dunia sebanyak 8 kasus dari dari total 22 kasus atau 36 persen hingga saat ini,” ujarnya dalam edaran tersebut.

Pandemi Covid-19 Sebabkan Jumlah Petani di Nunukan Meningkat, Ini Alasannya  

Personel TNI di Nunukan Amankan 24 Botol Miras Ilegal yang Melintas di Perbatasan RI-Malaysia

Drawing Liga Champions, Inter Milan Dihantui Grup Neraka Bersama Bayern Muenchen dan Barcelona

Lanjut Chairil, Sebagai upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan serta percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara, maka dilakukan perpanjangan waktu pelaksanaan evaluasi penyelenggaraan relaksasi dan penerapan pembatasan sosial Adaptasi Kebiasaan Baru pada masa pandemi Covid-19 dalam wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara selama 14 hari terhitung mulai tanggal 1-14 Oktober 2020 mendatang.

“Dan akan dilakukan evaluasi lebih lanjut nantinya,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan, Segala ketentuan yang telah diatur pada Surat Edaran Nomor : B-2373/DINKES/065.11/09/2020 Tanggal 16 September 2020 lalu tetap berlaku dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Surat Edaran yang baru diterbitkan ini, dengan mengevaluasi beberapa ketentuan, diantaranya Menutup kembali semua area publik dan tempat wisata milik Pemerintah yang berada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Area publik milik Pemerintah yang dipergunakan oleh Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta Tempat wisata yang dikelola swasta sementara masih diijinkan dengan pembatasan aktivitas dan jumlah pengunjung 30 persen dari jumlah pengunjung normal dan WAJIB menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Kemudian ucap Chairil, Pembatasan semua kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, BUMD/BUMN, Perusahaan dan Organisasi Kemasyarakatan/ Keagamaan yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar, dengan ketentuan yakni Pembatasan jumlah peserta kegiatan baik di dalam maupun di luar ruangan maksimal 30 persen dari kapasitas ruangan atau lokasi kegiatan dengan wajib mematuhi penerapan protokol kesehatan dan physical distancing.

Halaman
12
Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved