Breaking News:

Virus Corona Kutim

Tambah Lagi 48 Pasien Baru, Saat Ini Pasien Covid-19 di Kutim Capai 599 Orang

Jumlah pasien terkonfirmasi covid-19 di wilayah Kabupaten Kutai Timur, belakangan ini terus terjadi.Sehingga angka pasien covid-19 menjadi 599 orang

TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
ILUSTRASI - Update Virus Corona di Indonesia (TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO) 

TRIBUNKALTARA.COM, SANGATTA - Penambahan jumlah pasien terkonfirmasi covid-19 di wilayah Kabupaten Kutai Timur, belakangan ini terus terjadi. Bahkan, setiap hari jumlah pasien yang bertambah tak pernah sedikit. Pasti di atas 10 pasien per hari. Dalam dua hari belakangan ini saja, sudah bertambah 48 pasien baru. Sehingga angka pasien covid-19 menjadi 599 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Kutai Timur, dr Bahrani Hasanal membenarkan terjadinya penambahan pasien covid-19 yang terus terjadi. Terutama di wilayah Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

“Memang masih terus bertambah. Umumnya hasil tracing kontak erat dari pasien sebelumnya.

Tidak menunjukkan gejala, tapi mereka yang dengan sadar melaporkan diri kemudian melakukan rapid test dan swab.

Tak semua kontak eratnya positif. Ada juga yang tidak. Karena, Dinkes Kutim mencatat ada 948 kontak erat di Kutim ini,” ujar Bahrani.

Dari satu kontak erat, menurut Bahrani, bisa menularkan minimal satu anggota keluarga. Itu baru keluarga, kalau si kontak erat bekerja, bisa menularkan rekan kerja. Sejauh ini, itu yang terjadi di Kutai Timur. Karena sudah terjadi kluster perkantoran maupun keluarga.

Pandemi Covid-19, Tiap Kegiatan Sosial Kuantitas Orang yang Hadir Maksimal 30 Orang

Aliansi Pemuda Malinau Kawal Penyampaian Tuntutan Tolak UU Cipta Kerja ke DPRD Provinsi Kaltara

Berdalih Istri Sakit Asma, Pria Ini Cabuli Anak Tiri yang Berusia 13 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

Tak hanya itu, informasi terbaru, satu pasien covid-19 juga dikabarkan meninggal dunia, Jumat (9/10/2020) malam. Pasien tersebut dari Balikpapan, menjenguk keluarganya. Sekembalinya ke Sangatta, ia mengalami batuk dan sesak nafas. Sempat berobat di rumah sakit swasta, sebelum dirujuk ke RSUD Kudungga.

“Masih keluarga juga. Sakit sejak pulang dari Balikpapan. Batuk. Tapi almarhum ada sakit gula dan tekanan darah tinggi juga. Sempat dirawat di rumah sakit swasta, kemudian dirujuk ke RSUD Kudungga Sangatta.

Kemudian diminta tes swab. Hasilnya baru keluar, positif covid-19, besoknya meninggal. Sudah langsung dikubur tadi malam sesuai protokol kesehatan covid-19. Nggak bisa ikut menguburkan,” ungkap Azwar.

Meski demikian, dalam dua hari ini juga, terjadi penambahan jumlah pasien sembuh, sebanyak 20 orang.

Sebagian pasien yang dinyatakan sembuh adalah pasien kategori, Orang Tanpa Gejala (OTG) yang sudah menjalani karantina mandiri selama 14 hari dan tidak memiliki keluhan atau gejala apapun.

(*)

Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved