Breaking News:

Pilkada Malinau

Kamis Ini, Komisi Pemilihan Umum Malinau akan Tetapkan Daftar Pemilih Tetap Kabupaten

Kamis ini Komisi Pemilihan Umum Malinau akan tetapkan Daftar Pemilih Tetap Kabupaten.

Editor: M Purnomo Susanto
TribunKaltara.com / Mohammad Supri
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Malinau, Lasinias. (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Kamis ini Komisi Pemilihan Umum Malinau akan tetapkan Daftar Pemilih Tetap Kabupaten.

Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Malinau rencana akan menggelar rapat pleno Daftar Pemilih Sementara (DPS) hasil perbaikan.

Rapat pleno tersebut sekaligus menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Malinau.

Baca juga: Kapolres Bulungan AKBP Teguh Ungkap 5 Polisi Positif Covid-19 Punya Riwayat Perjalanan ke Balikpapan

Baca juga: Buruh Asal Nunukan Ini Rela tak Tidur Siap Kerahkan 1.800 Orang ke DPRD Kaltara Tolak UU Cipta Kerja

Baca juga: Pantauan Tim Siber Terpadu, Kampanye Paslon Pilkada Malinau Masih Tertib

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Malinau, Lasinias, Selasa (13/10/2020).

"Tanggal 15 kita akan rapat pleno DPSHP. Sekaligus kita akan tetapkan DPT," ujarnya.

Sesuai dengan PKPU 15/2020, rekapitulasi DPS hasil perbaikan tingkat kabupaten/kota untuk ditetapkan sebagai DPT.

Lasinias mengungkapkan penetapan tersebut dilakukan setelah melalui rapat pleno desa dan kecamatan.

"Tanggal 4 - 6 sudah pleno tingkat desa/kelurahan, 7 - 9 di tingkat kecamatan, dan nanti untuk tingkat kabupaten tanggal 9 - 16," jelasnya.

Menurut Lasinias, penyelenggaraan tahapan Pilkada oleh KPU Malinau masih sesuai jadwal.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Nunukan bertambah 4, Aris Suyono : Kasus dari Import Pelaku Perjalanan

Baca juga: 2 Remaja di Penajam Dihukum Sapu Jalanan Karena tak Pakai Masker Langgar Protokol Kesehatan

Baca juga: Dinas Kelautan dan Perikanan Nunukan Beberkan Penyebab Menurunnya Kualitas Rumput Laut Petani

"Sejauh ini kita masih berjalan sesuai jadwal dan tahapan berdasarkan PKPU 15/2020," ujarnya.

Penetapan DPT tersebut awalnya akan ditetapkan pada tanggal 13 Oktober 2020. Namun menurut Lasinias, ada jeda waktu yang panjang sebelum penetapan di tingkat Provinsi.

"Awalnya kita berencana tanggal 13, hari ini, tapi karena jeda waktu nanti panjang, kita pilih tanggal 15. Setelah penetapan itu, kita akan bergerak lagi untuk pleno ke provinsi," ujarnya.

(*)

( Tribunkaltara.com / Mohammad Supri )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved