Breaking News:

SUDAH PASTI Gaji PNS, TNI, Polri & Pensiunan tak Naik di 2021, Apakah THR dan Gaji ke-13 Masih Ada?

Sudah pasti gaji PNS, TNI, Polri & pensiunan tak naik di 2021, apakah THR dan gaji ke-13 masih ada?

Bangka Pos Kolase
Ilustrasi Pemerintah tak akan menaikan gaji PNS, TNI, Polri dan Pensiunan di tahun 2021 mendatang. Bangka Pos Kolase 

TRIBUNKALTARA.COM - Sudah pasti gaji PNS, TNI, Polri & pensiunan tak naik di 2021, apakah THR dan gaji ke-13 masih ada?

Bagi Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di Indonesia sebaiknya membuang mimpi untuk mendapatkan kenaikan gaji.

Pasalnya, kabar ini telah dipastikan oleh ketetapan yang telah diputuskan Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ).

Melalui keputusan itu, dipastikan pemerintah tak akan menaikan gaji PNS, TNI anggota Polri dan pensiunan di tahun 2021 mendatang.

Gaji bagi aparatur sipil negara (ASN) termasuk pegawai negeri sipil (PNS) tidak naik tahun depan. Namun belanja negara akan tetap dijaga tumbuh untuk menyokong ekonomi 2021.

Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani menegaskan, pada tahun 2021 tidak ada kebijakan kenaikan gaji pokok atau pensiun pokok. Tapi, tetap ada pemberian tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 yang berlaku juga bagi pensiunan.

“Besarannya sama dengan tahun 2019, lebih besar manfaatnya dari implementasi di 2020. Sehingga kenaikan konsumsi dari belanja pegawai tetap naik di 2021 dibandingkan 2020,” kata Askolani kepada Kontan.co.id, Selasa (3/11).

Baca juga: Kerap Kritik Jokowi dan Isu PKI, Eks Panglima TNI Ini Tetap Diganjar Bintang Mahaputra dari Presiden

Baca juga: Login www.prakerja.go.id dan Simak Cara Daftar Prakerja Gelombang 11, Ada Kabar Gembira Bila Gagal!

Baca juga: Profil dan Biodata Baskara Mahendra Suami Sherina Munaf, Lebih Muda dari Bintang Petualangan Sherina

Baca juga: Fakta-fakta Dibalik Beredarnya Video Mesum Mirip Anggota DPR Pangkep, Tanggapan Sang Politisi?

Secara umum, belanja kementerian/lembaga (K/L) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 dipatok sebesar Rp 1.032 triliun. Angka tersebut tumbuh 23,4% dibandingkan pagu tahun ini senilai Rp 836,4 triliun.

Adapun total belanja K/L tersebut dialokasikan untuk empat hal, dua diantaranya untuk mendomplang konsumsi masyarakat. Pertama, belanja pegawai untuk meningkatkan kesejahteraan ASN melalui pemberian gaji ketiga belas, namun tetap mengendalikan jumlah pegawai seiring perubahan pola kerja dan proses bisnis.

Kedua, bantuan sosial melanjutkan program antara lain program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, peneriman bantuan iuran (BPI) jaminan kesehatan nasional (JKN), perluasan cakupan kartu Indonesia pintar (KIP) kuliah untuk mahasiswa baru. Selanjutnya, mendorong reformasi perlindungan sosial.

Halaman
1234
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved