Breaking News:

Bangunan 2 Lantai Gedung Pastoran Santo Stefanus Malinau Terbakar, Berikut Keterangan Saksi Mata

Bangunan 2 lantai Gedung Pastoran Santo Stefanus Malinau terbakar, berikut keterangan saksi mata.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Kondisi Pastoran Santo Stefanus Malinau setelah berhasil dipadamkan Petugas Damkar Malinau. Sebagian Besar Badan Bangunan Berbahan Kayu Tersebut hangus Terbakar Api, Selasa (10/11/2020). TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Bangunan 2 lantai Gedung Pastoran Santo Stefanus Malinau terbakar, berikut keterangan saksi mata.

Kebakaran yang terjadi di Jalan Raja Pandita, RT 12 No 72, Tanjung Belimbing, Kabupaten Malinau, menghanguskan sebuah Bangunan dua tingkat, Selasa (10/11/2020).

Bangunan tersebut merupakan Kantor Administrasi sekaligus tempat tinggal Pastor Gereja Katholik (Pastoran) Santo Stefanus Malinau Keuskupan Tanjung Selor, Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.

Baca juga: Selamat Hari Pahlawan 10 November, Ini Rekomendasi Film Bagus, Ada yang Dibintangi Reza Rahadian

Baca juga: Liburan Bareng Gisel, Istri Raffi Ahmad Keceplosan Singgung Kimono dan Bocorkan Pernikahan Luna Maya

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Pahlawan 10 November, Cocok Dibagikan ke WhatsApp, Instagram, Facebook

Menurut kesaksian warga sekitar lokasi kejadian, Steven, Api mulai merambah dari area belakang yakni di bagian dapur bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu.

"Kejadiannya itu pagi sekali, mulanya dari bagian belakang bagian dapur. lama-lama menjalar ke depan. Jam 4 itu apinya sudah menyebar," ujarnya.

Kasi Pelatihan dan Pemberdayaan Damkar Malinau, Alfius mengatakan laporan kebakaran tersebut diterima pihaknya sekira pukul 03:53 Wita.

"Awal kejadian sekira pukul 03:30 Wita, Informasi kita terima pukul 03:53 Wita, anggota tiba di lokasi kejadian selang 7 menit setelah laporan diterima dan langsung melaksanakan pemadaman," ungkapnya.

Menurut Alfius, titik api menyebar dari belakang bangunan. Pemadaman cukup menyita waktu karena api telah menyebar di seisi gedung.

"Menurut keterangan, tidak ada aktivitas masak memasak pada waktu itu. Diduga diakibatkan hubungan arus pendek atau korsleting. Tapi masih tahap penyelidikan pihak berwajib," ujarnya.

Alfius mengatakan dalam kejadian tersebut, pihaknya menurunkan 40 Personel pemadam kebakaran, 3 unit mobil tembak, 1 unit mobil portable dan 2 unit mesin penyedot portable.

Baca juga: Gawat Zlatan Ibrahimovic Punya Masalah Serius Jelang Big Match Liga Italia Napoli vs AC Milan

Baca juga: Gagal Total di MotoGP Eropa, Valentino Rossi Marah Besar ke Yamaha, Singgung Performa Suzuki

Baca juga: Babak Baru Video Mesum Mirip Gisel, Siap-siap Gisella Anastasia Dipanggil Polisi

Pukul 05:10 Wita, api berhasil dipadamkan oleh Pemadam Kebakaran. Bagian depan bangunan tampak masih utuh, sedangkan 3/4 bagian lainnya hangus terbakar.

Saat ini, warga desa dan masyarakat di sekitar lokasi kejadian turut membantu memindahkan barang dan perabotan yang berhasil dievakuasi.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran. Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam insiden tersebut.

(*)

( TribunKaltara.com / Mohammad Supri)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved