Breaking News:

Pilkada Malinau

Bawaslu Malinau Terapkan Pengawasan Melekat Mulai Percetakan Hingga Distribusi Surat Suara Pilkada

Bawaslu Malinau terapkan pengawasan melekat mulai percetakan hingga distribusi surat suara Pilkada.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
HO / Bawaslu Kabupaten Malinau
Komisioner dan Staf Bawaslu Malinau Memantau Proses Percetakan Surat Suara Calon Bupati dan Wakil Bupati Malinau di Surabaya. (HO / Bawaslu Kabupaten Malinau) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Bawaslu Malinau terapkan pengawasan melekat mulai percetakan hingga distribusi surat suara Pilkada.

Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) melakukan pengawasan percetakan surat suara Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malinau di Surabaya.

Tiga perwakilan Bawaslu Malinau, yakni anggota Bawaslu Malinau Divisi Penyelesaian Sengketa, Mustapa dan Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi, Albert Brawer.

Baca juga: Hal positif dari Pattimura? Ini Kunci Jawaban Soal Pembelajaran 4 di Halaman 76, 77, 78, 79, dan 80

Baca juga: Tangani 2 Perkara Selama Kampanye, Unit Cyber Polda Kaltara Sebut Pelaku Berada di Luar Kalimantan

Baca juga: Sekda Nunukan Serfianus Beber Jenis Barang yang Akan Lalu Lintas Serawak-Krayan Saat Dibuka Nanti

Serta seorang staf Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Malinau, Jerry Anderson.

Ketua Bawaslu Malinau, Donny mengatakan pengawasan percetakan surat suara diawasi secara ketat pihaknya.

Bentuk pengawasan ujar Donny, dilakukan secara melekat. Mulai dari percetakan hingga distribusi ke 212 TPS di Kabupaten Malinau.

"Pengawasan surat suara oleh Bawaslu Malinau itu sifatnya melekat. Kita pantau terus mulai percetakan, pemotongan sampai pengemasan," ujarnya saat ditemui TribunKaltara.com, Jumat (20/11/2020)

Selain dari Bawaslu Malinau, percetakan surat suara juga dipantau oleh dua perwakilan Polres Malinau dan oleh Ketua KPU Malinau, Lasinias.

Demikian halnya saat persiapan sebelum distribusi, Donny menjelaskan persiapan surat suara akan diawasi oleh pihaknya.

"Sebelum didistribusi ke TPS, kertas suara dilipat dulu dan dikemas ulang. Nanti kita tetap pantau proses itu. Terus seperti itu, melekat," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved