Sekda Nunukan Serfianus Beber Soal Akses Jalan Dua Desa ke Ibu Kota Kecamatan Belum Terhubung

Sekda Nunukan Serfianus beber soal Akses Jalan 2 Desa ke ibu kota kecamatan belum terhubung.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TribunKaltara.com / Febrianus Felis
Ketua Desk Pilkada Nunukan 2020, Serfianus (TRIBUNKALTARA.COM / FEBRIANUS FELIS) 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Sekda Nunukan Serfianus beber soal Akses Jalan 2 Desa ke ibu kota kecamatan belum terhubung.

Dua desa di Kecamatan Krayan belum terhubung akses jalan menuju Ibukota kecamatan.

Hai ini disampaikan Sekretaris Daerah ( Sekda) Kabupaten Nunukan, Serfianus.

Baca juga: UPDATE Tambah 14, Kasus Covid-19 Kota Tarakan Jadi 490, Hasil Contact Tracing Klaster Perkantoran

Baca juga: Bawaslu Malinau Terapkan Pengawasan Melekat Mulai Percetakan Hingga Distribusi Surat Suara Pilkada

Baca juga: Hal positif dari Pattimura? Ini Kunci Jawaban Soal Pembelajaran 4 di Halaman 76, 77, 78, 79, dan 80

"Beberapa desa kita sampai saat ini belum terhubung akses jalan ke Ibukota kecamatan," kata Serfianus kepada TribunKaltara.com, Jumat (20/11/2020), pukul 14.00 Wita.

Serfianus mengaku, dua desa di Krayan yang belum terhubung ke Ibukota kecamatan yakni Pa Padi-Long Bawan, Long Umung-Wa Yagung.

"Tahun 2021 akan kita genjot. Minimal warga di sana yang sebelumnya jalan kaki, bisa naik motor kalau akses jalan sudah bagus," ucap Serfianus.

Menurut Serfianus, infrastruktur jalan harus diprioritaskan, sehingga potensi ekonomi di Kabupaten Nunukan dapat dimaksimalkan.

"Kita harus memperkuat infrastruktur, urat nadi ekonomi ada di situ. Kalau tidak ada infrastruktur potensi ekonomi otomatis tidak bisa maksimal. Penghubung satu desa ke kecamatan, dari kecamatan ke kabupaten, termasuk dari desa ke pusat pasar. Itu wajib," tuturnya.

Tidak hanya infrastruktur, Serfianus mengaku, pihaknya juga prioritaskan soal kesehatan dan pendidikan, utamanya di wilayah III seperti di Sei Manggaris hingga di ujung Krayan Tengah.

Pasalnya, itu merupakan pelayanan dasar pemerintah kepada masyarakat di suatu daerah.

"Kalau Nunukan akses jalan sudah lumayan bagus. Yang harus kita utamakan dulu wilayah III, mulai Sei Manggaris hingga di ujung Krayan Tengah, itu masih minim pembangunan," ujarnya.

Baca juga: Tangani 2 Perkara Selama Kampanye, Unit Cyber Polda Kaltara Sebut Pelaku Berada di Luar Kalimantan

Baca juga: Sekda Nunukan Serfianus Beber Jenis Barang yang Akan Lalu Lintas Serawak-Krayan Saat Dibuka Nanti

Baca juga: Cegah Berita Hoax di Pemilihan Kepala Daerah, Kombes Eri : Polda Kaltara Libatkan Tokoh Masyarakat

Serfianus juga menanggapi perihal subsidi ongkos angkut (SOA) yang direncanakan Pemprov Kaltara untuk ditambah sebesar Rp 500 juta.

"Kami berterimakasih soal rencana SOA ditambah. Anggaran murni Nunukan 2020, kami siapkan Rp 1 Milyar untuk subsidi barang. Sementara, jumlah penduduk di Krayan itu 18 ribu. Rp 1 Milyar, cuma bisa kita carter pesawat 17 ton lebih, untuk memenuhi kebutuhan warga di sana hanya berapa persen saja itu. Lantas anggaran perubahan, kemarin kita plot Rp 1 Milyar. Jadi anggaran untuk subsidi barang ke Krayan tahun ini Rp 2 Milyar, belum lagi ke Lumbis Ogong," ungkap Serfianus.

Diketahui, ada lima kecamatan di Krayan, yakni Krayan Induk, Krayan Tengah, Krayan Selatan, Krayan Barat, dan Krayan Timur.

( TribunKaltara.com / Felis)

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved