Pilkada Malinau

Martin Labo-Dato Nasir Sampaikan Fokus Pembangunan Masyarakat di Pedalaman Kabupaten Malinau

Dalam debat publik Pilkada Malinau Martin Labo-Dato Nasir diberikan kesempatan ketiga fokus pembangunan masyarakat di pedalaman Kabupaten Malinau

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Cornel Dimas Satrio
Tangkapan Layar You Tube Tribun Kaltara Official
Padangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malinau Nomor Urut 1, Martin Labo-Dato Nasir (Mandat), Sabtu (21/11/2020). (Tangkapan Layar You Tube Tribun Kaltara Official) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Dalam debat publik Pilkada Malinau sesi pendalaman visi misi, Pasangan nomor urut 1, Martin Labo-Dato Nasir diberikan kesempatan ketiga.

Moderator memberikan pertanyaan berkaitan realisasi program Nawacita yakni membangun Indonesia dari pinggiran khususnya untuk Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Calon Bupati Malinau nomor urut 1, Martin Labo mengatakan pihaknya terlebih dulu akan membangun infrastruktur di wilayah pedalaman Malinau, Kalimantan Utara Sabtu (21/11/2020).

Termasuk penguatan perekonomian masyarakat di perbatasan dan pedalaman Kabupaten Malinau melalui program peningkatan ekonomi masyarakat kecil.

Martin Labo mencontohkan, jika Pemerintah pusat memberikan penawaran untuk pembangunan daerah, maka pemerintah daerah harus proaktif menyusun dan merencanakan program tersebut.

Baca juga: Debat Publik Pilkada Malinau, Wempi W Mawa-Jakaria Tawarkan Program Inovatif dan Sinergi Instansi

Baca juga: Debat Publik Pilkada Malinau, Jhonny Laing Impang-H Muhrim Janji Wilayah Terisolasi Bisa Dijangkau

Baca juga: BREAKING NEWS Tayang Sekarang Live Streaming Debat Publik Pilkada Malinau, Tonton di Kompas TV

"Dalam rangka menanggulangi kemiskinan di kalangan rakyat kecil, maka pembangunan program peningkatan ekonomi masyarakat harus terintegrasi dengan program pusat," ungkapnya.

Martin Labo menambahkan perlunya upaya pemerintah daerah yang berlandaskan kebijakan pemerintah pusat dalam membangun akses jalan ke wilayah pedalaman.

Termasuk program-program peningkatan kualitas taraf hidup masyarakat berkaitan potensi wilayah, seperti sektor pertanian.

Semua program yang diinisiasi pemerintah daerah menurut Martin Labo, harus terintegrasi dan terkoneksi dengan pemerintah pusat.

"Program-program harus terintegrasi dan terkoneksi dengan pemerintah pusat.

Program pertanian harus dirancang sedemikian rupa untuk kesejahteraan rakyat," ucapanya.

(*)

( TribunKaltara.com / Mohammad Supri )

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribe YouTube Tribun Kaltara

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved