Breaking News:

Virus Corona Tarakan

UPDATE Tambah 47, Kasus Covid-19 Tarakan Jadi 563, Peningkatan Terbanyak & Didominasi Kontak Erat

Update tambah 47, kasus Covid-19 Tarakan jadi 563, peningkatan terbanyak & didominasi kontak erat.

Penulis: Risnawati | Editor: M Purnomo Susanto
Kolase TribunKaltara.com / freepik
Update Covid-19 Tarakan. (Kolase TribunKaltara.com / freepik) 

TRIBUNKATARA.COM, TARAKAN - Update tambah 47, kasus Covid-19 Tarakan jadi 563, peningkatan terbanyak & didominasi kontak erat.

Kota Tarakan sumbang 47 kasus baru konfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Utara.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, dr Devi Ika Indriarti mengatakan jumlah kasus tersebut merupakan jumlah terbanyak sepanjang masa pandemi Covid-19 di Bumi Paguntaka.

Baca juga: Hadiri Debat Publik Pilbup 2020, KPU Nunukan Kompak Pakai Batik, Rahman Sebut Identitas Bangsa

Baca juga: Bawaslu Kaltara Tangani 61 Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu, Temuan Terbanyak Berada di Nunukan

Baca juga: Kawanan Anjing Liar Resahkan Warga Sei Bilal Kabupaten Nunukan, Korban Patah Tulang Hingga Meninggal

"Sebelumnya kita pernah 40 kasus dalam 1 hari. Tapi ini yang paling banyak," ujar Devi, Minggu (22/11/20)

Adapun daftar para pasien konfirmasi positif Covid-19 hari ini, yaitu IA (25), Rd (22), Mr (54), M (52), JR (30), SZ (11), dan DS (1).

Kemudian, TH (24), YH (49), HB (31), B (40), AM (34), Mn (19), MAP (19), RA (27), N (46), MS (55), WA (26), dan JL (56).

Mm (50), SH (53), Sh (33), RR (23), Km (50), TE (43), VSS (13), AW (40), NA (9), HG (46), SRA (24), dan Hm (54).

Selanjutnya, YP (27), AU (29), Rt (30), RN (42), S (54), RDU (21), A (31), AS (45), Sy (41), Bd (40), ES (42), W (45), W (39), TT (46), TS (55), dan S (52).

Sehingga jumlah kumulatif Kasus Konfirmasi sebanyak 563 kasus.

Devi mengatakan, dari 47 orang yang dinayatakan positif Covid-19 ini, sebanyak 7 orang diantaranya merupakan pasien yang melakukan rapid test dengan hasil reaktif. Sehingga dilakukan pemerikasaan swab dan hasilnya positif Covid-19.

"Sedangkan (40 orang) yang lainnya adalah kontak erat dengan kasus sebelumnya," ungkap Devi.

Baca juga: Gegara Monyet Listrik Padam, Manager PLN UP3 Tarakan Suparje Wardiyono Beber Wilayah Terdampak

Baca juga: Lanjutkan Program RT Bersih, Wempi W Mawa-Jakaria Beber Alasannya di Debat Publik Pilbup Malinau

Baca juga: Dampak Tambang Batubara di Malinau, Jhonny Ungkap Peran Pemerintah Daerah pada Debat Publik Pilbup

Devi menambahkan, bahwa Rumah Sakit Umum Kota Tarakan, berencana akan menambah ruang isolasi khusus Covid-19.

Namun ia sampaikan, tidak semudah itu untuk menambah ruang isolasi khusus Covid-19.

"Ia rencananya di lantai 2 RSUKT itu, tapi kan perluh penambahan sumber daya manusianya juga. Tapi ini mereka lagi membuka penerimaan perawat. Tapi ya tentu harus dipilah-pilah, dan terpenting mereka mau nggak ditaruh di ruangan Covid-19," ucapnya.

( TribunKaltara.com / Risnawati )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved