Breaking News:

Puluhan Kali Mencuri Nilai Jutaan Rupiah, Ini Cerita Orang-orang Terdekat Bocah 11 Tahun di Nunukan

Puluhan kali mencuri nilai jutaan Rupiah, ini cerita orang-orang terdekat bocah 11 tahun di Nunukan.

HO/ Dinsos Kabupaten Nunukan
Bocah 11 tahun di Nunukan, saat direhabilitasi di Bambu Apus, Jakarta, Januari 2020. (HO/ Dinsos Kabupaten Nunukan) 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Puluhan kali mencuri nilai jutaan Rupiah, ini cerita orang-orang terdekat bocah 11 tahun di Nunukan.

Terlibat kasus pencurian puluhan kali, bocah 11 tahun di Nunukan kembali di tahan kepolisian dari Sektor ( Polsek) Nunukan, Kalimantan Utara ( Kaltara).

Dari informasi Polsek Nunukan, uang hasil curian A hingga jutaan rupiah, mulai dari Rp 2,7 juta, Rp 3 juta, bahkan sebelum direhabilitasi ke Bambu Apus, Jakarta, A sempat mencuri uang sebesar Rp 7 juta.

Baca juga: Perintah Jokowi, Libur Akhir Tahun dan Pengganti Cuti Idul Fitri Dikurangi, Menteri Akan Rapatkan

Baca juga: Bocah di Nunukan Puluhan Kali Masuk Kurungan Polsek, Kadinsos Rencana Libatkan Pesantren, Namun Ini

Baca juga: Ada Klaster Kampanye di Tarakan, KPU Kaltara Minta Paslon Jadi Teladan Penerapan Protokol Kesehatan

Dijelaskan, kebanyakan korbannya adalah pemilik toko. Sementara itu, ada banyak lagi laporan lain yang berhasil dimediasi pihak Polsek Nunukan.

Terakhir kali aksinya terjadi pada Selasa, 16 November 2020. A masuk ke sebuah rumah yang diketahui adalah tetangga kontrakan A sendiri, yang terletak persis di depan pintu rumah A.

Aksi itu, membuat A berhasil memecahkan celengan berisi uang sebesar Rp. 3.350.000. Namun, aksi curi A diketahui oleh pemilik rumah tersebut.

"Menurut yang dicuri itu, uang di celengan ada Rp 3 juta lebih. Tapi A mengaku mencuri hanya Rp 300 ribu saja. Selama ini, barusan waktu itu dia mengaku mencuri. A diikat dibangku ditakut-takuti baru mengaku" kata Lappa pemilik rumah kontrakan kepada TribunKaltara.com, Selasa (24/11/2020), pukul 16.00 Wita.

Saat diamankan petugas, A mengakui jika uang yang diambilnya dibagikan ke teman teman sebayanya dan dipakai untuk beli rokok, dan terkadang untuk membeli barang terlarang seperti sintek atau tembakau Gorilla.

Menurut Lappa, A bahkan sempat mencuri uang anaknya Rp 1 juta tahun lalu.

Lantaran kasian dengan A yang masih berusia 8 tahun kala itu, jadi tidak melapor kepada pihak kepolisian.

Halaman
123
Penulis: Febrianus Felis
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved