Pilkada 2020

KRONOLOGI Pengawas TPS di Nunukan Meninggal Akibat Kecelakaan, Bawaslu RI Beri Perhatian Khusus

Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Kabar duka datang dari seorang pengawas tempat pemungutan suara ( TPS ) di Kabupaten Nunukan , Kalimantan Utara .

Editor: Amiruddin
Kompas.com/Ahmad Dzulviqor
Seorang pengawas TPS di Nunukan, Suardi meninggal dunia pasca mengalami kecelakaan. Kompas.com/Ahmad Dzulviqor 

TRIBUNKALTARA.COM - Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Kabar duka datang dari seorang pengawas tempat pemungutan suara ( TPS ) di Kabupaten Nunukan , Kalimantan Utara .

Pengawas TPS yang meninggal dunia bernama Suardi , setelah sebelumnya mengalami kecelakaan lalu-lintas.

Ia meninggal dunia setelah menjalankan tugasnya melaksanakan Pilkada serentak pada Rabu 9 Desember 2020 lalu.

Selain Pilgub Kaltara 2020 , Nunukan juga diketahui melaksanakan pemilihan kepala daerah atau Pilkada Nunukan .

Baca juga: Fakta-fakta Pemungutan Suara Ulang Pasca Pilkada Serentak, Termasuk Satu TPS di Nunukan Kaltara

Baca juga: UPDATE Tambah 6, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Nunukan Jadi 142, 46 Orang Diisolasi di RSUD & Mandiri

Baca juga: Rekapitulasi Hasil Hitung Suara di Kecamatan Nunukan, Cabup Petahana Asmin Laura Unggul 13.815 Suara

Seorang pengawas tempat pemungutan suara (TPS) di Nunukan Kalimantan Utara, Suardi , meninggal dunia setelah 3 hari mendapatkan perawatan intensif di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Nunukan Kalimantan Utara .

Sebagaimana penuturan Ketua Komisioner Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Nunukan Mochammad Yusran , Suardi mengalami kecelakaan tunggal pada Rabu, 9 Desember 2020 pukul 20.00 Wita, saat hendak menuju ke sekretariat Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Nunukan Selatan untuk melaporkan hasil pengawasannya.

Diduga karena kelelahan, ia tidak fokus dan out of control, sepeda motornya menabrak trotoar sehingga ia mengalami benturan cukup keras di bagian kepala, Suardi bahkan sempat pingsan.

Saat ditemukan warga yang melintas, ia siuman dan muntah muntah, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Nunukan dengan pendarahan hebat di kepala.

‘’Setelah berjuang, saudara kita, salah satu pengawas TPS kita, meninggal di RSUD Nunukan hari ini pukul 03.00 wita, duka mendalam bagi beliau dari kami para penyelenggara Pemilu,’’ujar Yusran, Minggu (13/12/2020).

Jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sedadap Nunukan Selatan tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Ucapan Bela Sungkawa dari Ketua Bawaslu RI

Kematian Suardi mendapat perhatian khusus dari ketua Bawaslu RI Abhan .

Mendiang Suardi dikatakan salah satu pejuang demokrasi, sehingga Abhan berpesan agar Bawaslu Nunukan memperhatikan segala kebutuhan almarhum pasca meninggal khususnya klaim BPJS Ketenagakerjaannya.

‘’Bapak Ketua Bawaslu RI langsung menghubungi saya, pesannya jangan sampai almarhum terbiar, dalam artian klaim BPJS-nya harus diuruskan, bagaimanapun tenaga pengawas TPS adalah salah satu palang pintu yang turut andil dalam menyukseskan Pemilu,’’lanjut Yusran.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved