Breaking News:

Pilkada Malinau

Jhonny Laing Impang-Muhrim Menggugat ke MK, Minta Hasil Rekapitulasi Suara KPU Malinau Dibatalkan

Calon Bupati dan Wakil Bupati Malinau nomor urut 2, Jhonny Laing Impang-Muhrim (JM) mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
Tangkapan Layar YouTube Tribun Kaltara Official
Pasangan Calon Nomor Urut 2, Jhonny Laing Impang-H Muhrim dalam Pendalaman Visi Misi Debat Publik Pilbup Malinau, Sabtu (21/11/2020). (HO / Tangkapan Layar You Tube Tribun Kaltara Official ) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malinau (Pilbup) nomor urut 2, Jhonny Laing Impang-Muhrim (JM) mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugatan tersebut diajukan berkaitan hasil perolehan suara Pilkada 2020 yang ditetapkan KPU Malinau melalui rapat pleno hasil rekapitulasi suara tingkat kabupaten untuk Pilbup Malinau.

Paslon JM memberikan kuasa kepada 32 Advokat yang merupakan advokat/konsultan hukum dari Badan Bantuan Hukum dan Advokat Rakyat (BBHAR) Pusat PDI Perjuangan.

Baca juga: CPNS Selesai Pemberkasan, Kepala BKPP Malinau Marson Langub Beber Tahap Selanjutnya

Baca juga: Covid-19 di Malinau Meningkat, Aktivitas UMKM Pro Sehat Tutup 14 Hari, Pemesanan Bisa via Medsos

Baca juga: UPDATE Tambah 1, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Malinau Jadi 211, 62 Pasien Dirawat & Isolasi Mandiri

Dikonfirmasi mengenai gugatan tersebut, Calon Bupati Malinau nomor urut 2, Jhonny Laing Impang membenarkan hal tersebut.

"Benar kami ajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Mengenai ini, kami didampingi kuasa hukum kami," ujarnya kepada TribunKaltara.com melalui telepon seluler, Sabtu (19/12/2020).

Surat gugatan yang diajukan ke MK tanggal 18 Desember 2020 tersebut berisi tentang permohonan pembatalan keputusan KPU Malinau tentang penetapan hasil penghitungan suara Pilbup Malinau 2020.

Dikutip dari laman resmi MK pada situs mkri.id, gugatan diajukan oleh kuasa hukum Paslon JM terkait dugaan indikasi pelanggaran Pilkada 2020 di Malinau.

Isi gugatan tersebut antara lain berkaitan perbedaan atau selisih suara yang signifikan, diduga diakibatkan oleh masifnya kecurangan serta pelanggaran yang terjadi pada saat proses pemungutan suara.

Sebelumnya diberitakan TribunKaltara.com , KPU Malinau menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilbup Malinau pada Rabu malam (16/12/2020).

Berdasarkan hasil rapat pleno tersebut, KPU Malinau menetapkan perolehan suara masing-masing Paslon Pilbup Malinau sebagai berikut:

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved