Breaking News:

Berpotensi Kerumunan, Kapolres Malinau AKBP Agus Nugraha Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru

Berpotensi kerumunan, Kapolres Malinau AKBP Agus Nugraha larang pesta kembang api malam Tahun Baru.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Kapolres Malinau, AKBP Agus Nugraha saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Polres Malinau, Jalan Pusat Pemerintahan, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (10/11/2020). (Tribunkaltara.com / Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Berpotensi kerumunan, Kapolres Malinau AKBP Agus Nugraha larang pesta kembang api malam Tahun Baru.

Kapolres Malinau, AKBP Agus Nugraha melarang diadakan pesta kembang api jelang perayaan malam tahun baru 2021 di Kabupaten Malinau.

Pesta kembang api yang rutin diadakan warga Malinau menyambut tahun baru selain berbahaya juga dilarang karena mengundang kerumunan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Malinau Didominasi Transmisi Lokal, Topan Amrullah: Tetap Waspada dan Jangan Panik

Baca juga: Harga Premium di Krayan Rp 6.450 & Solar Rp 5.150, Satu Armada Angkut BBM Mulai Beroperasi, Tapi Ini

Baca juga: Sambut Natal dan Tahun Baru, BPBD Kaltara Sebut Pengawasan Protokol Kesehatan Perlu Ditingkatkan

Menurut Agus, walaupun ada aturan mengenai jenis kembang api yang dibenarkan, namun pihaknya tetap melarang pesta kembang api.

"Memang ada jenis kembang api yang dibenarkan. Tapi kami upayakan tidak ada pesta kembang api, karena itu mengundang kerumunan," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (21/12/2020).

Langkah yang akan dilakukan oleh Polres Malinau untuk mencegah hal tersebut selain secara persuasif, meminta kerja sama masyarakat juga dengan penertiban.

Agus menjelaskan, jelang perayaan natal dan tahun baru, pihaknya akan melakukan pemeriksaan di tempat-tempat penjualan petasan dan kembang api.

"Kita minta kerja sama masyarakat Malinau supaya tidak mengadakan pesta keramaian termasuk pesta kembang api. Nanti juga kami akan razia kembang api dan petasan," katanya.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Balai Karantina Pertanian Tarakan Perketat Pengawasan Tol Laut

Baca juga: Iring-iringan Patroli Bersama Polda Kaltara Warnai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Kayan 2020

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Polda Kaltara Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Kayan 2020

Menurut Agus, spesifikasi kembang api yang dibenarkan adalah yang berukuran di bawah dua inci.

Kendati demikian, pihaknya tetap melarang pelaksanaannya dengan alasan protokol kesehatan Covid-19.

"Kembang api di atas dua inci itu dilarang karena alasan keamanan. Tapi kita upayakan yang lain juga dilarang, karena alasan protokol kesehatan Covid-19," ujarnya.

(*)

( TribunKaltara.com / Mohammad Supri )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved