Bursa Calon Kapolri

Nama Calon Kapolri Suksesor Idham Azis Segera Disetor ke Presiden, Kompolnas Beberkan Kisi-kisi

Nama Jenderal calon Kapolri suksesor Idham Azis segera disetor ke Presiden, Kompolnas beberkan kisi-kisi.

TribunKaltara.com
ILUSTRASI - Bursa Calon Kapolri. (TribunKaltara.com) 

TRIBUNKALTARA.COM - Nama Jenderal calon Kapolri suksesor Idham Azis segera disetor ke Presiden, Kompolnas beberkan kisi-kisi.

Kabar terbaru dari bursa calon Kapolri, rencananya dalam waktu dekat, Komisi Kepolisian Nasional ( Kompolnas) bakal memberikan rekomendasi nama-nama Jenderal calon Kapolri kepada Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat.

Diprediksi sebelum Januari 2021, Presiden Jokowi sudah mengantongi nama Jenderal calon pengganti Idham Azis di kursi Kapolri.

Diketahui, Kapolri saat ini, Jenderal (Pol) Idham Azis akan pensiun pada 1 Februari 2021.

Adapun batas pensiun bagi anggota Polri adalah 58 tahun.

"Kalau ditanya kapan akan menyerahkan nama calon Kapolri, maka jawabannya dalam waktu dekat," kata Juru Bicara Kompolnas Poengky Indarti ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (20/12/2020).

Maka dari itu, Kompolnas akan menyerahkan nama-nama calon Kapolri sebelum Idham pensiun.

Sebelum diserahkan, Poengky menuturkan, pihaknya telah menerima masukan dari sejumlah pihak.

"Kami menerima masukan-masukan dari internal Polri dan eksternal Polri, termasuk tokoh-tokoh masyarakat dan purnawirawan Polri tentang kriteria Kapolri di masa depan," ucapnya.

Kemudian, Kompolnas menyaring nama-nama perwira tinggi Polri yang memiliki prestasi, integritas, dan rekam jejak yang terbaik.

Baca juga: TERUNGKAP IPW Beber Sudah Ada 2 Nama Calon Kuat Ganti Idham Azis, 13 Sosok Berpeluang jadi Kapolri

Hal itu dilakukan dengan merujuk Pasal 11 ayat (6) UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menyebutkan bahwa calon Kapolri adalah perwira tinggi yang masih aktif dengan memperhatikan jenjang kepangkatan dan karier.

Setelah itu, Kompolnas akan menyerahkan lebih dari satu nama calon Kapolri untuk dipilih Jokowi.

"Selanjutnya berdasarkan hak prerogatif Presiden, beliau akan memilih, dan mengirimkan nama calon Kapolri yang dipilih presiden untuk disetujui DPR," ungkap Poengky.

Moeldoko Biarkan Masyarakat Berspekulasi

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved