Breaking News:

Taktik Licik Penipu Asal Jakarta Terbongkar Polda Bali, Mengaku Jenderal Polri, Minta Rp 500 Ribu

Jajaran Polda Bali berhasil membongkar taktik licik pria asal Jakarta, Mengaku Jenderal Polri, hingga tipu korban Rp 500 Ribu.

Kolase TribunKaltara.com
ILUSTRASI - Taktik Licik Penipu Asal Jakarta Terbongkar Polda Bali, Mengaku Jenderal Polri, Minta Rp 500 Ribu (Kolase TribunKaltara.com) 

Ia mengaku menjabat sebagai Dir Reskrimsus Polda Sulawesi Selatan, Polda Kalimantan Tengah, Polda Sulawesi Barat, Polda Kalimantan Timur, Polda Sumatera Selatan, Polda Riau dan Polda Kalimantan Selatan.

"Dia juga pernah mengaku ke korbannya sebagai Karo Ops Polda DIY," tutur Kombes Pol Yuliar, Jumat (25/12/2020).

Akibat kejadian tersebut, pelaku dikenakan pasal 28 Ayat 1 Jo Pasal 45A Ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang transaksi elektronik.

Kasus Lain, Mengaku Intel TNI

Seorang warga sipil, AK (45), mengaku sebagai anggota intelijen corps Polisi Militer (PM) untuk melakukan aksi penipuan.

Aparat gadungan ini pun berhasil meraup uang puluhan juta.

Berbekal atribut dan masker TNI, pria asal Yogyakarta ini melancarkan aksinya dengan meminjam sejumlah uang.

Pelaku memberikan iming-iming akan mengembalikan uang dua kali lipat, serta berhasil mengantongi uang hasil kejahatan tersebut sekitar Rp. 35 jutaan.

Pria kelahiran 25 Desember 1975 itu mengaku pernah bertugas sebagai Paspampres dan baru sebulan tinggal di Bali untuk bertugas sebagai anggota intelijen PM.

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) IX-3/Denpasar, Mayor Cpm Yudhi Efrima Surya, SH, MSi (Han) menjelaskan, kejadian ini berawal pada awal Desember 2020.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved