Breaking News:

Pilkada Malinau

Tahapan Selanjutnya Pilkada 2020 Malinau Penetapan Paslon Terpilih, Begini Penjelasan Komisioner KPU

Tahapan selanjutnya Pilkada 2020 Malinau penetapan calon terpilih, begini penjelasan Komisioner KPU.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
Kolase TribunKaltara.com
ILUSTRASI - Pilkada Malinau 2020 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Tahapan selanjutnya Pilkada 2020 Malinau penetapan calon terpilih, begini penjelasan Komisioner KPU.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Malinau ( KPU Malinau ) telah mengumumkan hasil penghitungan suara tingkat kabupaten.

Dikonfirmasi terkait jadwal penetapan Paslon terpilih, Komisioner KPU Malinau, Indra Gunawan menjelaskan tahapan selaniutnya penyelenggaraan Pilkada 2020 oleh KPU Malinau.

Baca juga: TERBONGKAR Sosok Pria dalam Video Syur Gisel, Janda Gading Marten Akui Video Dibuat di Medan

Baca juga: UPDATE Tambah 41, Kasus Covid-19 Kaltara jadi 3.684, Berasal dari Kontak Erat dan Transmisi Lokal

Baca juga: UPDATE Tambah 3, Kasus Covid-19 Nunukan jadi 458, Didominasi Transmisi Lokal & 296 Pasien Dirawat

Menurutnya, setelah hasil penghitungan suara diumumkan, langkah selanjutnya yang harus dipersiapkan adalah menetapkan Paslon terpilih peraih suara terbanyak.

"KPU Malinau sudah menetapkan dan mengumumkan hasil penghitungan suara di tingkat Kabupaten. Tahapan selanjutnya adalah penetapan Paslon terpilih," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Selasa (29/12/2020).

Indra Gunawan mengatakan penetapan calon terpilih bergantung pada ada tidaknya permohonan perselisihan hasil pemilihan (PHP).

Dalam hal penetapan paslon Bupati dan Wabup Malinau terpilih, KPU Malinau akan menetapkan paslon terpilih setelah ada pemberitahuan atau putusan resmi dari Mahkamah Konstitusi.

Menurut Indra Gunawan, sesuai aturan, KPU Malinau harus menunggu pemberitahuan resmi dari permohonan PHP yang diajukan Paslon Bupati dan Wabup Malinau nomor urut 2, Jhonny Laing Impang - Muhrim (JM).

Berdasarkan PKPU 5/2020, MK akan memberitahukan secara resmi terkait permohonan yang teregistrasi dalam buku registrasi perkara konstitusi (BRPK).

"Terkait kapan penetapannya, kita menunggu keputusan MK. Kalau gugatannya diterima kita akan ikuti sampai ada putusan inkrah dari MK," ucapnya.

Baca juga: Imbas Pandemi Covid-19, Muhamad Kadri: Tahun ini Arus Mudik di Kabupaten Malinau Turun Drastis

Baca juga: Terbuka untuk Semua Umat, Ketua PKS Nunukan: Akan Kaderisasi di Wilayah Kabudaya Termasuk Krayan

Baca juga: Harapkan Kerjasama Semakin Baik, Wakil Gubernur Kaltara Udin Hianggio: Kami Dukung Gubernur Baru

Indra Gunawan menjelaskan penetapan Paslon terpilih paling lama lima hari setelah salinan penetapan, putusan dismisal atau putusan MK diterima KPU Malinau.

Menurut Indra, pihaknya belum mengetahui kapan pemberitahuan tersebut akan diterima pihaknya secara resmi.

"Kita belum tau kapan pemberitahuan resminya, bisa jadi awal atau pertengahan bulan januari 2021 nanti. Tapi belum bisa kita pastikan kapan," katanya.

(*)

( TribunKaltara.com / Mohammad Supri )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved