Bursa Calon Kapolri

Kompolnas Segera Serahkan Nama Calon Kapolri kepada Jokowi, Siapa Pengganti Jenderal Idham Azis?

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional ( Kompolnas) Poengky Indarti membeberkan calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.

Editor: Amiruddin
Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews
Kompolnas segera menyerahkan nama calon Kapolri pengganti Idham Azis kepada Jokowi. (Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews) 

TRIBUNKALTARA.COM - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional ( Kompolnas) Poengky Indarti mengatakan segera menyerahkan nama calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis kepada Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).

Kompolnas juga membeberkan kriteria calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis yang akan diserahkan ke Jokowi.

Dalam waktu dekat kata dia, Kompolnas bakal menyerahkan nama calon Kapolri kepada Presiden Joko Widodo untuk dipilih.

Hingga saat ini, Kompolnas diketahui masih terlibat penyaringan calon orang nomor satu di tubuh Polri.

Apalagi pada akhir Januari 2021, Idham Azis bakal memasuki masa purnabakti atau pensiun dari kepolisian.

Sejumlah nama Jenderal pun menguat menjadi calon Kapolri pilihan Jokowi.

Baca juga: TERBARU, Politisi PAN Perkirakan Nama Calon Kapolri Pengganti Idham Azis Diterima DPR Seusai Reses

Baca juga: Intip Kekayaan Gatot Eddy Pramono, Calon Kapolri Pengganti Idham Azis, Pengalaman di Bidang Reserse

Baca juga: Jejak Karir Komjen Agus Andrianto, Calon Kapolri Pengganti Idham Azis, Pernah Tangani Kasus Ahok

Poengky mengatakan, pihaknya pada awal Desember 2020 menggelar beberapa focus group discussion (FGD) untuk mendapatkan masukan-masukan dari internal Polri, tokoh masyarakat dan akademisi terkait kriteria calon Kapolri.

"Kriteria tersebut sedang kami sesuaikan dengan kriteria Pasal 11 Ayat (6) UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia," kata Poengky saat dihubungi, Sabtu (2/1/2021).

Poengky menjelaskan, merujuk pada Pasal 11 Ayat (6) tersebut, kriteria calon Kapolri adalah perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia yang masih aktif dengan memerhatikan jenjang kepangkatan dan karir.

Ia mengatakan, jenjang kepangkatan adalah penyandang pangkat tertinggi di bawah Kapolri (prinsip senioritas).

Sementara itu, jenjang karier adalah pengalaman penugasan dari calon Kapolri pada berbagai bidang profesi kepolisian atau berbagai macam jabatan di kepolisian.

Poengky mengatakan, berdasarkan rujukan pasal 11 tersebut dan masukan dari berbagai pihak, Kompolnas akan melihat data rekam jejak, integritas dan prestasi calon Kapolri.

Selanjutnya, nama calon Kapolri tersebut diberikan kepada presiden.

"Jadi dalam waktu dekat kami akan menyampaikan nama-nama calon Kapolri beserta alasan pertimbangannnya, untuk dapat dipilih Presiden.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved