Operasi Lilin Kayan 2020

Terlibat Balap Liar, Polisi Anak Buah Idham Azis di Malinau Minta Orang Tua Aktif Mengawasi Anaknya

Terlibat balap liar, polisi anak buah Jenderal Idham Azis di Malinau minta orang tua aktif mengawasi anak-anaknya.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
HO/Satlantas Polres Malinau
Kasat Lantas Polres Malinau, Iptu Supangat memberikan pembinaan dan sosialisasi keamanan berlalu lintas bagi orang tua dan remaja pelaku balap liar di Kantor Satlantas, Mapolres Malinau, Selasa (5/1/2021). (HO/Satlantas Polres Malinau) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Terlibat balap liar, polisi anak buah Jenderal Idham Azis di Malinau minta orang tua aktif mengawasi anak-anaknya.

Satlantas Polres Malinau melakukan pembinaan terhadap remaja yang terjaring dalam aktivitas balap liar pada Operasi Lilin Kayan 2020 di Malinau.

Tidak hanya remaja, orang tua pemilik kendaraan roda dua tersebut juga dipanggil Satlantas Polres Malinau untuk sosialisasi keamanan berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Malinau, Iptu Supangat mengatakan, sosialisasi dilakukan sebagai gerakan penyadaran kepada masyarakat.

Baca juga: Kontrak Kerja Diperbarui Februari 2021, Pemkab Malinau Evaluasi Kinerja Pegawai dan Tenaga Honorer

Baca juga: UPDATE Tambah 24, Kasus Sembuh Covid-19 Malinau jadi 231, 56 Pasien Masih Dirawat & Isolasi Mandiri

Baca juga: Sidak Hari Pertama Kerja, Sejumlah Pegawai Absen, Sekda Malinau Ernes Silvanus Ancam Beri Sanksi

Menurut Iptu Supangat , sepeda motor tersebut diamankan sepekan lalu karena terlibat balap liar pada malam sebelum pergantian tahun 2021.

"Pemuda-pemudi ini kita panggil, orang tuanya juga. Supaya mereka bisa beri nasihat ke anaknya, balap liar itu bisa mengakibatkan korban jiwa," ujar Iptu Supangat kepada TribunKaltara.com , Selasa (5/1/2021).

Menurut Iptu Supangat , karena selama operasi pihaknya tidak mengeluarkan tilang, sebagai ganti Satlantas Polres Malinau akan melakukan pembinaan.

Supangat menjelaskan aktivitas balap liar yang sejumlah besar dilakukan kalangan remaja cukup meresahkan masyarakat.

Pihaknya menerima laporan, aktivitas balap liar biasanya dilakukan di seputaran Bandar Udara Kolonel RA Bessing Malinau.

Termasuk di wilayah keramaian, seperti di seputaran jalan Pro sehat Malinau, atau di Jalan pusat pemerintahan Kabupaten Malinau .

"Ada juga laporan warga, kita sudah memetakan di wilayah-wilayah mana yang rawan terjadi balap liar. Alhasil ada beberapa yang terjaring," ungkapnya.

Satlantas Polres Malinau akan mengembalikan sepeda motor tersebut kepada pemiliknya setelah diberi pembinaan dan peralatan sepeda motor dipasang sesuai standar.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat di Malinau, Program Belajar dari Rumah Diperpanjang

Baca juga: UPDATE Tambah 29, Kasus Covid-19 Malinau jadi 287, 80 Pasien Virus Corona Dirawat & Isolasi Mandiri

Baca juga: Penutupan Diperpanjang 2 Pekan, Aktivitas UMKM Pro Sehat Malinau Sepi, Ini Tanggapan Pengunjung

Supangat mengatakan sanksi bagi pelaku balap liar dan modifikasi sepeda motor berupa penahanan selama satu pekan.

Namun jika pelaku kembali melakukan kesalahan yang sama, Satlantas Polres Malinau akan menahan sepeda motor tersebut akan ditahan lebih lama.

"Kalau pelaku kembali mengulang hal yang sama, motornya akan kita tahan lagi, seminggu hingga sebulan. Yang paling penting keselamatan jiwa mereka," katanya.

(*)

( TribunKaltara.com / Mohammad Supri )

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved