Breaking News:

Bursa Calon Kapolri

Jokowi Timang Calon Kapolri Mulai dari Jago Humas Hingga Reserse, Mengerucut Tiga Nama Ini

calon Kapolri yang menguasai beraneka bidang. Mulai dari bidang humas hingga reserse ditengarai jadi pertimbangan Jokowi.

Editor: Ade Mayasanto
Tribunnews/Jeprima
Presiden jokowi diperkirakan bakal memilih 2 nama sebagai calon Kapolri baru. 

Saat ini setidaknya, ada tiga nama Komisaris Jenderal (Komjen) yang diunggulkan dari percaturan argumen.

Mereka berasal dari angkatan 1988.

Yakni, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono selaku Wakapolri dan Komjen Pol Boy Rafli Amar selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT); serta Komjen Pol Agus Andrianto selaku Kabaharkam angkatan 1989.

Gatot Eddy Pramono

Sepanjang masa pandemi Covid-19, Wakapolri Gatot Eddy Pramono kerapkali muncul di publik.

Pasalnya, ia ditugaskan Jokowi sebagai Wakil Ketua Pelaksana II Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN).

Gatot Eddy Pramono hingga saat ini disebut sebagai calon kuat Kapolri pengganti Idham Aziz.

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono (kanan) bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono meninjau Pelabuhan Merak Banten, Kamis (24/12/2020).
Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono (kanan) bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono meninjau Pelabuhan Merak Banten, Kamis (24/12/2020). (Istimewa)

Polisi kelahiran Solok, Sumatra Barat, 28 Juni 1965 berpengalaman dalam bidang reserse. Sebelum menjadi Wakapolri ia menjabat Kapolda Metro Jaya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komaruddin mengatakan, Gatot Eddy merupakan satu dari tiga nama yang paling direkomendasikan untuk menjadi Kapolri.

Sementara itu, Pengamat Intelijen dan Keamanan Stanislaus Riyanta memberikan gambaran keuntungan Komjen Pol Gatot menjadi Kapolri dengan masa kerja masih tiga tahun dan sudah cukup senior.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved