Dikritik Habis-habisan, Pengakuan Mensos Risma Bukan Blusukan hingga Dapat Ancaman Dibunuh

Mensos Tri Rismaharini alias Risma jelaskan blusukan ke pemulung dan gelandangan di Jakarta, dapat kritik hingga ada ancaman bakal dibunuh

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma. (Surya/Ahmad Zaimul Haq) 

TRIBUNKALTARA.COM - Menteri Sosial ( Mensos ) Tri Rismaharini alias Risma akhirnya memberikan pengakuan terkait aksi blusukan ke pemulung dan gelandangan di Jakarta, sempat mendapat kritik habis-habisan, hingga sebut ada ancaman bakal dibunuh.

Setelah aksi blusukannya mencuat hingga mendapat kritik habis-habisan dari sejumlah politisi dan pengamat, Mensos Tri Rismaharini alias Risma akhirnya buka suara.

Mensos Risma menjelaskan aksinya menemui pemulung dan gelandangan di Jakarta bukanlah blusukan.

Menurut Risma, kegiatannya itu hanya sebatas aktivitas rutin dari rumah dinas Mensos menuju kantor Kemensos.

Bukan tanpa alasan Risma melakukan tersebut, kebiasaannya itu sduah dilakukan sejak menjadi Wali Kota Surabaya, yakni melintas melalui jalan yang berbeda-beda setiap hari dari rumah dinas menuju kantor.

Baca juga: Orang Kepercayaan Megawati di PDIP Pasang Badan, Beberkan Alasan Risma Blusukan saat Jabat Mensos

Kebiasaan itu lanjut dia, masih dibawa hingga Risma menjabat sebagai Mensos berkantor dan tinggal di Jakarta.

"Saya itu jalan ke kantor itu pagi, saya ndak blusukan, coba cek pemulung ketemu di jalan besar kan, saya enggak blusukan, saya hanya lewat dari rumah ke kantor," kata Risma di Bekasi, Jumat (8/1/2021).

Menurut Risma, kebiasaan melintas di jalan berbeda setiap hari dari rumah menuju kantor merupakan strategi yang sengaja dia lakukan.

Sebab, sebagai orang yang memiliki kebijakan, tentu dia memiliki risiko ancaman ketika kebijakan yang dikeluarkan tidak disukai oknum tertentu.

"Itu memang saya punya stategi khusus, karena sudah sekian kali waktu saya jadi wali kota, saya nutup Dolly, semua saya sering diancam dibunuh, jadi saya harus punya stategi untuk itu," ujarnya.

Mensos Risma saat menemui pemulung di Jakarta
Mensos Risma saat menemui pemulung di Jakarta (Dok Kemensos)

Baca juga: Baru Jabat Mensos, Tri Rismaharini Langsung Digoyang, Langgar UU, Risma Klaim Dapat Diskresi Jokowi

Namun ketika dia sedang melintas di jalan yang dilalui berbeda-beda, ia kerap menjumpai pemulung atau gelandangan yang kondisinya memprihatinkan.

Sebagai manusia, Risma mengaku iba melihat orang yang keadaanya kurang beruntung dan hidup serba kekurangan di jalan.

"Tapi ketika jalan, saya sebagai manusia bukan sebagai Mensos, lihat mereka tidur digerobak, saya manusia apa kalau saya diam aja," ujarnya.

5 pemulung dipulangkan ke Bekasi

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved