Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Waspada Krisis Pangan saat Pandemi Covid-19, Kadis Pertanian Malinau Ngaku Andalkan Beras Daerah

Joko Widodo dalam Rakernas Pembangunan Pertanian 2021 memperingatkan agar tiap daerah, kabupaten/kota dan provinsi mewaspadai potensi krisis pangan .

TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Kepala Dinas Pertanian, Afri ST Padan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan Pertanian tahun 2021 secara virtual di Aula Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (11/1/2021). (TribunKaltara.com/Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional ( Rakernas ) Pembangunan Pertanian 2021 memperingatkan agar tiap daerah, kabupaten/kota dan provinsi mewaspadai potensi krisis pangan .

Menurut Joko Widodo, Food and Agriculture Organization (FAO) telah memperingatkan kemungkinan terjadinya krisis pangan di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Jelang Pendaftaran Ditutup, Kantor Satpol PP & Damkar Malinau Diserbu Pelamar Pegawai Non-PNS

Baca juga: Rayakan HUT Perdana, Pelaku UMKM Malinau Bagi Ratusan Masker di Perempatan Jalan

Baca juga: UPDATE Malinau Nihil Tambahan Kasus Covid-19 Selama Sepekan, Angka Kesembuhan Bertambah Jadi 244

"FAO sudah memperingatkan potensi terjadinya krisis pangan dunia di masa pandemi Covid-19. Distribusi pangan dunia menjadi terhambat," ujarnya dalam Rakornas virtual tersebut, Senin (11/1/2021).

Keterbatasan mobilisasi masyarakat dan barang di masa pandemi Covid-19 menjadi penyebab terhambatnya distribusi pangan.

Dalam Rakornas tersebut, Joko Widodo menyinggung terkait komoditas pertanian impor yang masih mendominasi kebutuhan pangan di Indonesia.

"Catatan mengenai masalah komoditas pertanian impor. Masalah di tingkat petani adalah terkait competitive price yang kalah bersaing dengan harga impor," ungkapnya.

Diwawancarai seusai Rakornas, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, Afri ST Padan mengatakan ada dua komoditas pertanian unggulan di Kabupaten Malinau.

"Di Malinau kita andalkan produksi beras. Dan kita maksimalkan lewat program beras daerah (Rasda). selain itu, ada komoditas kopi yang berkembang pesat akhir-akhir ini," ujar Afri ST Padan kepada TribunKaltara.com, Senin (11/1/2021).

Afri mengatakan sesuai dengan hal yang disampaikan oleh Presiden RI dalam Rakornas tersebut, komoditas pertanian di daerah harus diproduksi dalam jumlah besar.

Baca juga: GAWAT, 13 Anggota dan Staf DPRD Malinau Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Kondisinya Sekarang

Baca juga: SPN Polda Kaltara Disebut Bakal Jadi Pemicu Ekonomi, Begini Reaksi Pelaku UMKM di Malinau

Baca juga: 5 Kedai Kopi Recomended di Malinau, Letaknya Dekat dari Pusat Pemerintahan, Cocok untuk Nongkrong

Hal tersebut menurutnya diperuntukkan agar komoditas pertanian di daerah dapat diandalkan sebagai lumbung penghasil pertanian.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Supri
Editor: Amiruddin
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved