Breaking News:

Pessawat Sriwijaya Air Jatuh

Analisa Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, Pakar Bongkar Misteri Pesawat Sempat Menukik Tajam

Berikut ini analisa jatuhnya Sriwijaya Air SJ182, pakar bongkar misteri pesawat sempat menukik tajam.

Kolase TribunKaltara.com via dok Sriwijaya Air dan flighradar24.com
Detik-detik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 (Kolase TribunKaltara.com via dok Sriwijaya Air dan flighradar24.com) 

Saat ditanyakan ATC untuk melaporkan arah pesawat, namun tak terjawab. Tidak lama kemudian, dalam hitungan detik, pesawat hilang dari radar.

Hari Ini Fokus Pencarian Black Box

Meski lokasi black box pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) telah dipetakan, namun hingga kini black box belum juga ditemukan.

Untuk itu, area pencarian pada Selasa (12/1/2021) akan diperkecil agar berfokus pada penemuan black box yang sangat vital untuk mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan.

Dihubungi melalui sambungan telepon oleh Kompas TV dalam program Breaking News, Senin (11/1/2021) malam, Dirops Kopaska TNI AL Kolonel Laut (P) Johan Wahyudi menyatakan, sektor pencarian diperkecil ke area segitiga, dimana tiap titik segitiga itu berjarak 140 meter, 100 meter dan 80 meter.

“Namun demikian, hingga hari ini (Senin malam) kita belum mendapatkan hasil. Tapi keterangan dari penyelam, sinyal (black box) sudah semakin terdengar. Malam ini dianalisa lagi dan dipertajam oleh KRI Rigel mudah-mudahan besok area bisa diperkecil lagi, “ ujarnya.

Menurutnya, kemungkinan saat ini black box masih tertutup puing-puing pesawat, sehingga penyelam masih belum bisa menemukannya. Namun sebagian puing telah diangkat dan diharapkan black box bisa ditemukan pada hari ini, Selasa (12/1/2021).

“Besok harapannya ada kemajuan, walaupun tidak bisa menjanjikan besok bisa ditemukan. Tapi tetap kami upayakan.” Tambah Johan.

Baca juga: Warga Dengar Suara Gemuruh saat Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Prediksi KNKT Bukan Meledak di Udara

Menurutnya, upaya pencarian hari ini tidak hanya untuk mencari black box. Jika dalam pencarian juga ditemukan jenazah atau puing-puing pesawat, tetap akan dibawa.

Namun demikian, belum ada rencana untuk mengerahkan peralatan tambahan untuk membantu proses evakuasi. Saat ini peralatan yang dimiliki KRI Rigel dianggap sudah mencukupi untuk pengangkatan puing pesawat.

“Di KRI Rigel ada crane untuk mengangkat beban yang lebih berat daripada jika kita mengangkat dengan tangan,” ujarnya.

Pada proses pencarian yang dilangsungkan hari Senin, total ditemukan 45 kantong dari area jatuhnya pesawat Sriwijaya Air. Sebanyak 25 kantong merupakan jenazah penumpang Sriwijaya Air dan sisanya merupakan serpihan pesawat.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul Mengungkap Tikungan Tajam nan Misterius Sriwijaya Air SJ 182,
https://www.kompas.tv/article/137189/mengungkap-tikungan-tajam-nan-misterius-sriwijaya-air-sj-182?page=all
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved