Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Produksi Jagung & Kedelai Masih Rendah, Kadis Pertanian Malinau Sebut Harga Jual Kurang Bersaing

Kepala Dinas Pertanian (Kadispertan) Kabupaten Malinau, Afri ST Padan mengatakan produksi beras merupakan komoditas pertanian utama di Malinau.

Penulis: Mohamad Supri
Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, Afri ST Padan. (TribunKaltara.com/Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Kepala Dinas Pertanian (Kadispertan) Kabupaten Malinau, Afri ST Padan mengatakan produksi beras merupakan komoditas pertanian utama di Malinau.

Produksi komoditas pertanian lainnya, seperti jagung dan kedelai menurutnya masih relatif rendah di Kabupaten Malinau.

Afri menjelaskan penyebab produktivitas komoditas pertanian di Malinau rendah dikarenakan petani tidak menanam dalam jumlah yang besar.

Baca juga: Sekda Malinau Ernes Silvanus Beber Kisi-kisi Seleksi Penerimaan Pegawai Non PNS 2021, Apa Saja?

Baca juga: Lirik Potensi Pemasaran Online di Tahun 2021, Pelaku UMKM Malinau Bantu Promosikan Produk Lokal

Baca juga: Satpol PP dan Damkar Malinau Banjir Peminat, Pendaftar Pegawai Non PNS Tembus 700 Orang

Hal tersebut dikarenakan harga jagung dan kedelai di Malinau relatif rendah dibanding komoditas pangan lainnya.

"Jagung dan kedelai masih kurang di Malinau. Sedikit petani yang mau nanam, karena harganya murah. Petani lebih memilih nanam padi," ujar Afri ST Padan kepada TribunKaltara.com, Selasa (12/1/2021).

Menurut Afri ST Padan permasalahan utama bagi komoditas pertanian di Malinau adalah dari aspek pemasaran.

Petani kurang berminat untuk menanam jenis komoditas lain karena dinilai tidak menguntungkan. Ada kesenjangan antara biaya produksi dan keuntungan yang dihasilkan.

"Masalahnya bukan lahan, tapi soal pemasarannya, harga. Petani kurang berminat karena harga di pasar tidak stabil," ungkap Afri ST Padan

Afri menjelaskan pihaknya telah mengupayakan ketersediaan bibit dan pupuk untuk mendorong produksi komoditas pertanian di Malinau.

Baca juga: Tiap Penerima Dijatah 2 Dosis Vaksin Corona, Ini Penjelasan Kadinkes P2KB Malinau John F Rundupadang

Baca juga: Waspada Krisis Pangan saat Pandemi Covid-19, Kadis Pertanian Malinau Ngaku Andalkan Beras Daerah

Baca juga: Jelang Pendaftaran Ditutup, Kantor Satpol PP & Damkar Malinau Diserbu Pelamar Pegawai Non-PNS

Namun, kata Afri ST Padan Dinas Pertanian Malinau tidak bisa menjamin terkait stabilitas harga di pasaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved