Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

1 Tabung Subsidi Rp 70 Ribu, Aliansi Masyarakat Peduli Nunukan Minta Pemda & Agen Awasi Harga Jual

1 tabung subsidi Rp 70 ribu, Aliansi Masyarakat Peduli Nunukan minta pemda & agen awasi harga jual.

TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Warga Nunukan antre tabung gas Elpiji 3Kg di sebuah Pangkalan, Jalan TVRI Nunukan, Kalimantan Utara, belum lama ini. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - 1 tabung subsidi Rp 70 ribu, Aliansi Masyarakat Peduli Nunukan minta pemda & agen awasi harga jual.

Aliansi Masyarakat Peduli Nunukan, meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan Agen penjualan untuk mengawasi harga jual tabung gas Elpiji 3Kg yang menyentuh hingga Rp70 ribu per tabung.

Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Nunukan, Candra, mengatakan 2 hari lalu pihaknya sudah mengajukan pembahasan kepada DPRD Nunukan perihal kelangkaan dan harga jual tabung gas Elpiji 3Kg.

Baca juga: Rapid Antigen Covid-19 Kini Tersedia, Berikut Jadwal Pemeriksaan di Dinas Kesehatan P2KB Malinau

Baca juga: Vaksin Corona Sinovac Akan Disuntikan Besok di Bulungan, Berikut Daftar Nama Tokoh-tokoh Penerima

Baca juga: Besok Vaksinasi Covid-19 Tahap Satu, Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono Akui Siap Divaksin

Dari rapat dengar pendapat yang dilakukan itu, menghasilkan dua poin kesimpulan yang akan menjadi tindak lanjut pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan di lapangan.

"Hasil dari rapat dengar pendapat bersama DPRD Nunukan 2 hari lalu, yakni meminta tim pengawasan Pemda yang sudah terbentuk sejak lama untuk memberikan tindakan tegas kepada pihak pangkalan apabila masih menjual tabung gas kepada pengecer. Penjualan terakhir itu di pangkalan, bilamana pengecer liar juga menjual maka juga akan ditindak," kata Candra kepada TribunKaltara.com, Rabu (13/01/2021), pukul 14.00 Wita.

Tak hanya itu, Candra mengaku pihaknya menemukan harga jual tabung gas Elpiji 3Kg Rp50 ribu per tabung, bahkan menyentuh Rp70 ribu per tabung.

"Selama ini saya lihat tidak ada pengawasan dari Pemda dan Agen terhadap harga jual di pangkalan dan pengecer. Agen yang harus bertanggung jawab mengawasi pendistribusian, Pemda yang mengontrol. Saya sempat temukan harga jual di pengecer Rp50 ribu per tabung, bahkan di rapat kemarin ada yang singgung hingga Rp70 ribu per tabung," ucapnya.

Menurut Candra, perihal kelangkaan tabung gas Elpiji 3Kg di Nunukan sebenarnya tidak ada, namun selama ini warga yang antre di pangkalan, banyak yang tidak mendapatkan gas melon bersubsidi itu.

Pasalnya, pihak pangkalan diduga menjual tabung gas Elpiji 3Kg ke oknum pengecer dalam jumlah yang banyak.

"Sebenarnya tabung gas melon itu tidak langka. Yang buat langka itu, ketika masyarakat antre di pangkalan langsung kosong. Jadi beberapa orang yang tidak kebagian menyebut langka.
Karena pangkalan jual ke oknum pengecer dalam jumlah banyak. Justru dari data pemerintah kuota tabung gas melon itu untuk wilayah Nunukan dan Sebatik terbilang cukup malah lebih.

Halaman
12
Penulis: Febrianus Felis
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved