Breaking News:

Virus Corona Tarakan

Kisah Wartawan Tarakan Berjuang Sembuh dari Covid-19, Berfikir Positif Jadi Senjata Utama

Seorang wartawan asal Kota Tarakan, R (29) ternyata pernah melewati pengalaman sebagai pasien Covid-19.

Penulis: Risnawati | Editor: Amiruddin
HO
Salah satu wartawan asal Kota Tarakan, R (29) yang sempat terpapar Covid-19. (HO/ foto pribadi R) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Seorang wartawan asal Kota Tarakan, R (29) ternyata pernah melewati pengalaman sebagai pasien Covid-19.

R menyadari, sebagai seorang wartawan tentu tidak akan luput dari virus yang mendunia ini. Mengapa tidak, profesi yang digelutinya ini mengharuskan dia berinteraksi dengan orang banyak.

"Memang profesi wartawan ini cukup rawan terpapar covid-19, karena setiap hari wartawan bertemu banyak orang,"ujarnya, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Aman Dikonsumsi, Pasokan Buah Asal Surabaya Diperiksa Pejabat Karantina Pertanian Tarakan

Baca juga: Dukung Hanpangan, Babinsa Koramil 0907/04 Tarakan Utara Dampingi Petani Semangka di Wilayah Binaan

Baca juga: Gazebo Pantai Amal Lama Ditertibkan, Kasatpol PP Tarakan Hanip Matiksan: Tak Indahkan Surat Teguran

Dia menduga, dirinya terpapar dari salah seorang keluarganya yakni adik iparnya.

"Memang waktu kontak dengan adik, saya dan istri tidak memakai masker. Karena kami pikir ini demam biasa dan juga karena dia anggota keluarga di rumah jadi kami merawatnya seperti biasa," terangnya.

Dia mengaku alami gejala ringan, yakni batuk, demam, dan badan pegal-pegal, bahkan indra penciumannya tidak berfungsi dengan baik.

Dia bahkan sempat mendatangi sebuah praktek dokter, namun tidak ada perubahan. Sehingga dia memutuskan untuk menghubungi Gugus Tugas Covid-19 Kota Tarakan.

Setelah melakukan swab, R pun dinyatakan positif Covid-19, dan mengharuskan dia isolasi mandiri.

Selain mentaati protokol kesehatan, Ayah 2 anak ini mengatakan, berfikir positif adalah salah satu senjata utamanya sembuh dari Covid-19.

Baca juga: Gagal Divaksin, Jenderal Anak Buah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Tarakan Akui Kecewa

Baca juga: Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tarakan dr Devi Sebut 2 Pejabat Gagal Vaksinasi, Siapa Saja?

Baca juga: 10 Pejabat Publik Akan Disuntik Vaksin Corona Besok, Tidak Ada Nama Wali Kota Tarakan dr Khairul

"20 hari saya menjalani perawatan, kamudian saya swab lagi dan akhirnya dinyatakan negatif. Swab kedua juga negatif, dan dinyatakan sembuh dari Covid-19," ungkapnya.

Dari pengalamannya tersebut, dia mengajak masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan.

"Karena pernah mengalami sakit ini, saya sangat menyadari pentingnya protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran Covid-19," tutupnya.

(*)

( TribunKaltara.com / Risnawati )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved