Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Kabar Baik dari WhatsApp, Batal Terapkan Kebijakan Privasi Baru, Sempat Tuai Kontroversi

Kabar baik datang dari aplikasi WhatsApp, batal terapkan kebijakan privasi baru, sempat tuai kontroversi.

Kolase TribunKaltara.com
ILUSTRASI- WhatsApp. (Kolase TribunKaltara.com) 

TRIBUNKALTARA.COM - Kabar baik datang dari aplikasi WhatsApp, batal terapkan kebijakan privasi baru, sempat tuai kontroversi.

Para pengguna aplikasi WhatsApp sempat dibuat resah dengan rencana menerapkan kebijakan privasi baru.

Para pengguna menjadi resah karena terancam tidak bisa menggunakan aplikasi WhatsApp lagi jika tidak menyetujui kebijakan baru tersebut.

Pengumuman itu sendiri berisi perubahan kebijakan privasi keamanan pengguna WhatsApp.

Salah satu poin yang menimbulkan perdebatan adalah pengguna "dipaksa" mengizinkan WhatsApp meneruskan data ke Facebook, selaku induk WhatsApp.

Baca juga: TKW Asal Sragen Meninggal di Malaysia 2 Bulan Lalu, Masih Misteri, Foto Paspornya Viral di WhatsApp

Sementara dua poin lainnya berkisar soal pemrosesan data pengguna dan komunikasi dengan pemilik akun bisnis.

Tadinya persyaratan baru dan kebijakan privasi WhatsApp ini akan mulai berlaku 8 Februari 2021.

Namun kini WhatsApp akhirnya melunak.

Sempat menuai kontroversi, WhatsApp akhirnya menunda pemberlakuan kebijakan privasi baru.

Sebelumnya diketahui kebijakan privasi baru sudah diumumkan sejak awal Januari 2021.

Dan apabila pengguna tak kunjung menyetujui persyaratan baru, akun WhatsApp pengguna terancam akan dihapus.

Namun, kini tampaknya WhatsApp mulai sedikit melunak dengan kebijakan privasi baru tesebut.

Seperti dilansir dari KompasTekno (17/1/2021) hal itu tampak pada pernyataan terbaru di blog resminya.

Di blog tersebut WhatsApp mengatakan akan memperpanjang waktu bagi penggunanya untuk memberikan persetujuan.

"Tidak ada akun yang ditangguhkan atau dihapus pada 8 Februari," tulis WhatsApp.

"Kami akan secara bertahap mengarahkan pengguna untuk meninjau kebijakan sesuai kemampuan mereka sendiri"

"Sebelum opsi bisnis baru tersedia pada 15 Mei," lanjut WhatsApp.

WhatsApp mengatakan "banyak orang bingung dengan kebijakan privasi terbaru" dan banyak misinformasi yang beredar.

Baca juga: Penjelasan BMKG Tentang Fenomena Langit Warna-warni di Manado Mirip Pelangi, Viral di WhatsApp

Sehingga perlu bagi mereka untuk memberikan waktu lebih lama bagi pengguna memahami pembaruan kebijakan tersebut.

WhatsApp juga menegaskan bahwa perubahan kebijakan akan berdampak untuk percakapan ke akun WhatsApp Bisnis.

Sementara perpesanan personal dan panggilan tetap dilindungi oleh sistem enkripsi dari ujung ke ujung (end-to-end encrypted).

Seperti yang diketahi bulan Oktober lalu, WhatsApp merilis fitur belanja yang bisa digunakan berbelanja lewat aplikasi.

Namun akhirnya WhatsApp mengatakan bahwa pesan di akun bisnis menggunakan layanan hosting baru.

Dimana diketahui pesan tersebut tidak akan terenkripsi dari ujung ke ujung.

Sebelumnya kebijakan privasi WhatsApp menimbulkan kontroversi.

Lantaran salah satu poinnya menyebut platform pesan instan itu akan berbagi data dengan induk perusahaan Facebook.

Adapun data yang dibagikan adalah alamat IP, pembelian, identifier (nomor telepon.

Selain itu juga akan berbagi data nama profil, foto profil, dan status), info finansial.

Bahkan data penggunaan data, konten pengguna, info kontak, dan diagnostik juga ikut dibagi ke Facebook.

Namun WhatsApp meluruskan bahwa lokasi yang dibagi di dalam pesan dan juga daftar kontak tidak termasuk.

Sebelumnya, WhatsApp mengaku telah berbagi data terbatas dengan Facebook sejak tahun 2016.

(TribunStyle/Candra)

(*)

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul WhatsApp Akhirnya Melunak Soal Kebijakan Privasi Baru yang Tuai Kontroversi, https://style.tribunnews.com/2021/01/17/whatsapp-akhirnya-melunak-soal-kebijakan-privasi-baru-yang-tuai-kontroversi.
Penulis: Candra isriadhi
Editor: Ika Putri Bramasti
Editor: Cornel Dimas Satrio
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved