Breaking News:

Virus Corona

Heboh Vaksin Sinovac yang Disuntikkan ke Presiden Jokowi Tak Berhasil, Satgas Covid-19 Beri Jawaban

Heboh vaksin corona Sinovac yang disuntikkan ke Presiden Jokowi dianggap tak berhasil, Ketua Satgas Covid-19 langsung beri jawaban.

Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews
Presiden Jokowi disuntik vaksin corona Sinovac. (Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews) 

TRIBUNKALTARA.COM - Heboh vaksin corona Sinovac yang disuntikkan ke Presiden Jokowi dianggap tak berhasil, Ketua Satgas Covid-19 langsung beri jawaban.

Setelah Presiden Jokowi disuntik vaksin corona Sinovac pekan lalu, muncul pesan berantai yang menyebut Vaksinasi Covid-19 tersebut tak berhasil.

Bahkan pesan berantai terkait gagalnya vaksin corona Sinovac yang disuntikkan ke Presiden Jokowi itu membuat heboh banyak orang di media sosial.

Lantas Ketua Satgas Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ) Zubairi Djoerban bereaksi.

Dikutip dari cuitan twitternya Senin (18/1/2021), Zubairi merunutkan jawaban atas isu yang santer berkembang tersebut.

Zubairi menuliskan, isu tersebut dimulai dari pesan seorang Dokter di Cirebon yang menyatakan injeksi vaksin Sinovac seharusnya intramuskular (menembus otot) sehingga penyuntikannya harus dilakukan dengan tegak lurus (90 derajat).

Zubairi membantah hal itu.

"Apakah benar?Jawabannya tidak benar. Sebab, menyuntik itu tidak harus selalu tegak lurus dengan cara intramuskular. Itu pemahaman lama alias usang dan jelas sekali kepustakaannya.

Bisa Anda lihat di penelitian berjudul "Mitos Injeksi Intramuskular Sudut 90 Derajat”," tulis Zubairi.

Baca juga: PDIP Tak Diam Buntut Ribka Tjiptaning Tolak Vaksin Sinovac, Begini Nasib Anak Buah Megawati di DPR

Zubairi juga menyertakan, hasil penelitian yang memperkuat pandangannya bahwa suntikan vaksinasi terhadap Presiden Jokowi telah sesuai dan benar.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved