Breaking News:

Polemik Partai Demokrat

Buntut Isu Kudeta Partai Demokrat, Marzuki Alie Berani Kirim WhatsApp ke SBY Minta AHY Disanksi

Buntut isu kudeta Partai Demokrat yang mencatut namanya, Marzuki Alie berani kirim WhatsApp ke SBY minta AHY disanksi.

Kompas.com / Robertus Belarminus
SBY dan Ketua Umum Partai Demokrat, AHY. (Kompas.com / Robertus Belarminus) 

Berikutnya, faksi Anas Urbaningrum hasil dari konferensi Bandung pada tahun 2010. Keempat, faksi Marzuki Alie. "Di sini ada mesin pemenangannya," ucap Yus.

Tak Terima Disebut Pengkudeta AHY, Marzuki Alie Kirim Pesan ke SBY, Minta Demokrat Sanksi Penuduh

Keempat faksi tersebut diketahui merupakan akar dari mereka yang pernah menjadi petinggi Partai Demokrat.

Yus mengatakan, keempat faksi yang hendak ambil alih Partai Demokrat karena melihat tantangan partai yang kini semakin berat.

Karena alasan itulah, Yus menambahkan, mereka sepakat untuk mendorong Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menjadi pimpinan Partai Demokrat.

Jika bersedia digantikan Moeldoko, kata Yus, nantinya ketika Demokrat memenangi Pilpres, AHY akan menjadi prioritas utama untuk direkrut memegang jabatan sebagai menteri.

Sosok Ini Bongkar Gelagat Moeldoko Kudeta AHY di Partai Demokrat, Jenderal Ingin Maju Pilpres 2024?

"Kami sayang kepada Pak SBY, sayang ke AHY. Kalau Demokrat punya Presiden pastinya Mas AHY menjadi skala prioritas menjadi menteri," ujar Yus.

"Dan 10 tahun ke depan beliau akan lebih matang untuk kami gadang menjadi pemimpin bangsa ini."

Lebih lanjut, Yus tak membantah keempat faksi tersebut bukan tak mungkin bakal membangun Partai Demokrat tandingan.

Terkait upaya itu, menurut dia, yang terpenting prosesnya harus sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat yang berlaku.

Moeldoko Kudeta AHY? Rocky Gerung Sarankan Eks Panglima TNI Buat Partai Sendiri Atau Masuk Demokrat

"Biarkan saja air mengalir, karena semua ini ada mekanisme di dalam partai, dan siapa pun tidak boleh menabrak AD/ART yang sudah ada, dari pihak mana pun," ucapnya.

Lebih lanjut, Yus mengatakan, keempat faksi ini sebelumnya sudah pernah mengantarkan SBY menjadi Presiden di tahun 2004.

Karena itu, kata Yus, bukan suatu kesalahan jika mereka ingin melakukan hal yang sama terhadap Moeldoko.

"Seperti pendiri di saat awal menjemput Pak SBY untuk mengantarkan beliau ke kepemimpinan RI tahun 2004," ucap Yus.

"Juga apa salahnya kalau hari ini kami menjemput figur, tokoh, ke depan, apa salahnya Pak Moeldoko, seperti senior sebelumnya menjemput Pak SBY."

(*)

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul "Marzuki Alie Hubungi Langsung SBY, Terang-terangan Minta AHY Disanksi",
https://www.kompas.tv/article/143716/marzuki-alie-hubungi-langsung-sby-terang-terangan-minta-ahy-disanksi?page=all
dan
Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul Faksi Marzuki Alie Hingga Anas Bersatu Ingin Kudeta AHY, Ada Kemungkinan Muncul Demokrat Tandingan,
https://www.kompas.tv/article/143589/faksi-marzuki-alie-hingga-anas-bersatu-ingin-kudeta-ahy-ada-kemungkinan-muncul-demokrat-tandingan?page=all
Editor: Cornel Dimas Satrio
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved