Berita Nunukan Terkini

Perdana di Nunukan, Kepala Kemnag Nunukan Saleh Serahkan Kartu Nikah Berbasis Website ke 10 Pasutri

Perdana di Nunukan, Kepala Kemnag Nunukan Saleh serahkan kartu nikah berbasis website ke 10 pasutri.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Kepala Kementerian Agama Nunukan, Saleh memberikan kartu nikah kepada Pasutri yang baru menikah, Senin (08/02/2021), pagi. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Perdana di Nunukan, Kepala Kemnag Nunukan Saleh serahkan kartu nikah berbasis website ke 10 pasutri.

Sebanyak 10 pasangan suami istri (Pasutri) yang baru menikah menerima kartu nikah berbasis web dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Nunukan, Senin (08/02/2021).

Seusai menikah di KUA, Kepala Kementerian Agama (Kemnag) Nunukan didampingi oleh Kepala KUA Nunukan, memberikan kartu nikah berbasis web itu kepada 10 Pasutri.

Batal Nikah dengan Ayu Ting Ting, Tabiat Asli Adit Jayusman Terbongkar, Sosok Ini Ngaku Sempat Syok

Klarifikasi Rumor Batal Nikah dengan Adit Jayusman, Ayu Ting Ting : Mungkin Belum Jodohnya

Ungkap Hampir Batal Nikahi Annisa Trihapsari, Sultan Djorghi: Akad Nikah Gua Datang Telat

Diketahui sebelumnya, Kemnag telah meluncurkan Sistem Informasi Manajemen Nikah berbasis Website (Simkah Web) pada 2018 lalu.

Informasi yang dihimpun, aplikasi itu merupakan pengembangan dari aplikasi Simkah generasi pertama yang berbasis desktop.

Menurut Kepala Kemnag Nunukan, Saleh, Simkah web itu dirancang untuk mempermudah pengelolaan administrasi nikah dan rujuk pada KUA.

Bahkan didukung oleh validitas data yang terintegrasi dengan data kependudukan dan catatan sipil.

"Kartu nikah ini perdana di Nunukan. Ini sebuah inovasi untuk Kemnag di bidang pernikahan. Jadi kita tidak perlu bawah kemana-mana buku nikah lagi. Misalkan pengguna jasa hotel selain menunjukkan KTP biasa diminta menunjukan buku nikah. Adanya kartu nikah mak cukup kartu nikah saja," kata Saleh kepada TribunKaltata.com, pukul 13.30 Wita.

Saleh mengaku, kartu nikah itu berisi informasi pernikahan yang bersangkutan, seperti nama, nomor akta nikah, nomor perporasi buku, tempat dan tanggal menikah.

Kendati begitu tak semua Pasutri yang sudah melangsungkan pernikahan dapat memperoleh kartu nikah tersebut.

"Ini hanya untuk Pasutri yang baru saja menikah. Jadi kartu nikah ini tidak diperuntukkan untuk Pasutri yang sudah menikah sebelum adanya peluncuran kartu nikah ini. Semua informasi pernikahan ada di kartu itu. Untuk melihat itu harus melakukan scan barcode, lalu datanya akan muncul," ucapnya.

Saleh mengungkapkan, sementara waktu kartu nikah itu hanya diprioritaskan kepada Pasutri yang baru menikah.

Pasalnya, ketersediaan blanko juga menjadi pertimbangan untuk dapat memberikan kartu nikah tersebut kepada semua Pasutri yang sudah menikah sebelumnya.

"Kita masih kekurangan blankonya. Kan kurang lebih seperti e-KTP itu. Makanya, kita berikan hanya sepuluh pasangan dulu," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved