Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

3 Tersangka Tambang Ilegal Ditahan Polda Kaltara, Berkas Lengkap & Akan Diserahkan ke Kejati Kaltim

3 tersangka tambang ilegal ditahan Polda Kaltara, berkas lengkap & akan diserahkan ke Kejati Kaltim.

HO / Humas Polda Kaltara
Razia Tambang Emas Ilegal Di Kecamatan Sekatak, Bulungan ( HO / Humas Polda Kaltara ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - 3 tersangka tambang ilegal ditahan Polda Kaltara, berkas lengkap & akan diserahkan ke Kejati Kaltim.

Proses hukum terhadap tersangka pelaku tambang emas ilegal di Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak Buji, terus berlanjut.

Terbaru, pihak Polda Kaltara mengatakan, berkas terhadap tiga tersangka telah lengkap, dan kasusnya akan dilimpahkan kepada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.

Jual Sianida ke Tambang Ilegal Sekatak, Habib Munir Ditangkap Polda Kaltara Seusai Dua Kali Mangkir

Karyawan Perusahaan Tambang Terinfeksi Covid-19, Dinas Kesehatan Malinau Tunggu 35 Spesimen Swab

Sungai di Malinau Tercemar, Tim Investigasi Selidiki Fakta Kebocoran Limbah Tambang Batu Bara

Hal ini dikonfirmasi oleh pihak Polda Kaltara melalui Kabid Humas Polda Kaltara.

"Terkait berkas sudah lengkap, sudah P-21, dan tersangka juga barang bukti akan dilimpahkan ke Kejati Kaltim," ujar Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmat, Minggu (14/2/2021).

Kombes Pol Budi Rachmat menambahkan, pengungkapan kasus tambang ilegal berawal dari razia yang dilakukan poleh tiga direktorat di bawah Polda Kaltara.

Di mana pihak Polda Kaltara berhasil mengamankan 6 excavator, 1 kaleng sianida,
5 karung material tanah, 2 unit mesin air, 1 unit mesin lampu, 1 karung kapur.

"Kasus tambang emas ilegal, ini berawal dari razia gabungan Ditreskrimsus, Ditintelkam dan Ditsabhara pada Juli 2020 lalu," terangnya.

Terkait tiga tersangka yang berhasil diamankan, pihaknya mengatakan, masih dalam penahahan dan dititipkan di Rutan Mapolres Bulungan. Nantinya bersama barang bukti, akan dilimpahkan kepada Kejati Kalimantan Timur.

"Nanti akan dilimpahkan ke Kejati Kaltim baik barang bukti maupun ketiga tersangka,"
tuturnya.

Sungai Malinau Tercemar Limbah Tambang Batubara, Walhi Sebut Angkara Kalutnya Pengelolaan Tambang

Bak Penampungan Limbah Bocor & Aliri Sungai, DLH Kaltara Sebut Perusahaan Tambang Salah Perhitungan

Tercemar Limbah Tambang, PDAM Malinau Hentikan Sementara Produksi Air Bersih, Ini Wilayah Terdampak

Kepada para tersangka, pihak kepolisian menjerat pelaku dengan, Pasal 158 Juncto Pasal 35 dan atau Pasal 161 Juncto Pasal 35 ayat (3) huruf c dan huruf g, UU No. 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU No 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara, dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved