Breaking News:

Sempat 10 Hari Terombang-ambing di Tengah Lautan, 3 Warga Malaysia Terdampar di Perairan Maratua

Sempat 10 hari terombang-ambing di tengah lautan, 3 warga negara asing (WNA) asal Malaysia ditemukan terdampar di perairan Maratua, Kabupaten Berau.

HO
Tiga WNA asal Malaysia yang terdampar di perairan Maratua, saat dievakuasi ke kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb Berau. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG REDEB – Sempat 10 hari terombang-ambing di tengah lautan, 3 warga negara asing (WNA) asal Malaysia ditemukan terdampar di perairan Maratua, Kabupaten Berau. Tepatnya di lampu suar Balituatan dan dievakuasi ke Dermaga Kampung Tekuk Alulu.

Setelah dievakuasi dan dilaporkan ke pihak keamanan setempat, tiga WNA yang merupakan nelayan tersebut dibawa ke Kantor Imigrasi di  Jl Mangga, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau.

Kepala Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb Misnan menyebutkan, saat ini pihaknya telah melakukan serah terimakan dari Polsek Maratua dan selanjutnya membuat berita acara termasuk mengindentifikasi tiga WNA yang terdampar di perairan Indonesia tersebut.

Diduga Aktivitas Tambang Batu Bara, Video Hutan Gundul di Berau Kaltim Viral, Reaksi Pejabat?

Hendak Cari Pakai Pawang, Keluarga Minta Hentikan Cari Orang Hilang Diduga Diterkam Buaya di Berau

"Setelah kita melakukan proses administrasi, termasuk melakukan identifikasi yang bersangkutan selanjutnya akan kami  laporkan ke pimpinan," jelas Misnan, Minggu (14/2/2021).

Lebih lanjut Misnan menjelaskan, tiga WNA asal Malaysi diketahui bernama Halik (51), Sapri (29), dan Kamaruddin (20) murni terdampar di perairan Maratua Indonesia karena pengaruh cuaca buruk saat melaut.

Kapal nelayan yang digunakan tiga WNA asal Malaysia yang ditemukan terdampar di perairan Maratua, Berau.
Kapal nelayan yang digunakan tiga WNA asal Malaysia yang ditemukan terdampar di perairan Maratua, Berau. (HO)

"Ini bukan suatu pelanggaran, karena merupakan musibah. Korban diterpa ombak yang membuat mesin kapal mereka mati dan diseret ke perairan Indonesia dan diselamatkan oleh nelayan di Maratua," tuturnya.

Setelah dievakuasi, tiga WNA tersebut selanjutnya menjalani sejumlah proses pemeriksaan, termasuk dimintai keterangan dan dilakukan tes swab. Dan hasil pemeriksaan Covid-19 ketiganya dinyatakan negatif," pungkasnya.

Ledakan Keras dari Sebuah Toko di Samarinda Kagetkan Warga, Tim Gegana Brimob Kaltim Turun Memeriksa

Untuk langkah selanjutnya kata Misnan, ada dua kemungkinan yang akan dilakukan. Pertama jika kapal tidak bisa digunakan lagi tiga WNA tersebut akan dipulangkan lewat jalur udara atau mendorong perahu nelayan jika masih bisa digunakan.

"Salah satunya bisa kita tempuh dengan memberangkatkan lewat jalur udara dengan menghubungi kedutaan negara yang bersangkutan.

Namun informasi dari kepolisian kapal yang bersangkutan masih bisa diperbaiki dengan faktor kemanusiaan akan kita dorong ke laut untuk selanjutnya mereka kembali ke negaranya," pungkasnya.

Jokowi Lantik Zainal-Yansen di Istana Negara Besok, Pejabat di Kaltara Gelar Nobar, Ini Lokasinya

Halaman
12
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved