Breaking News:

Virus Corona Kaltara

Sempat Terhenti, Kadinkes Kaltara Usman Sebut Laboratorium PCR Hanya Gangguan & Masih Beroperasi

Sempat terhenti, Kadinkes Kaltara Usman sebut laboratorium PCR hanya gangguan & masih beroperasi.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Laboratorium BSL-2 di Kantor Dinkes Kaltara, yang mampu menguji sampel dan tes PCR, Senin (15/2/2021). ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Sempat terhenti, Kadinkes Kaltara Usman sebut laboratorium PCR hanya gangguan & masih beroperasi.

Laboratorium Container Biosafety Level-2 atau BSL 2 milik Dinkes Kaltara dikabarkan memiliki gangguan.

Laboratorium yang dibanderol seharga Rp 20 Miliar itu, mampu menguji sampel dan tes Polymerase Chain Reaction atau PCR untuk mendeteksi virus Sars-CoV-2 penyebab Covid-19.

Baca juga: Absen Sebulan dari Dunia Hiburan, Keluarga Uya Kuya Berjuang Lawan CovId-19

Baca juga: UPDATE Tambah 89, Kasus Covid-19 Malinau jadi 693, Meningkat Drastis Setelah 4 Hari Nihil Tambahan

Baca juga: Keluarga Anang Hermasyah Diserang Covid-19, Ashanty Sampai Sesak Nafas, Nasib Pernikahan Aurel Atta?

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kepala Dinkes Kaltara mengatakan, gangguan hanya terjadi pada pasokan aliran listrik. Saat ini lab BSL-2 sudah dapat beroperasi kembali.

"Itu kemarin hanya ada gangguan listrik saja, tidak stabil. Kalau sekarang, sudah normal kembali, berjalan normal lagi," ujar Kepala Dinkes Kaltara, Usman, Senin (15/2/2021).

Terkait banyaknya jumlah sampel yang masih dikirim keluar Bulungan, Usman mengatakan, kendala SDM menjadi penyebabnya.

"Kalau sampelnya banyak, memang dikirim keluar, karena SDM kita belum maksimal," terangnya.

Menurutnya, jumlah maksimal yang dapat diuji di Laboratorium BSL-2 itu hanya 100 sampel.

Baca juga: Keluarga Hermasnyah Positif Covid-19, Instagram Aurel Banjir Dukungan: Cepat Sembuh Calon Pengantin

Baca juga: Jalur Ilegal Perbatasan RI-Malaysia Ramai Dilalui TKI, Kepala PKM Sebatik Tengah Khawatir Covid-19

Baca juga: Tangani Covid-19 di Tarakan, Anak Buah Kapolri Listyo Sigit Bentuk Kampung Trengginas, Ini Tujuannya

"Maksimal itu kan 100, kalau lebih itu kita kirim keluar," tuturnya.

Pengoperasian laboratorium BSL-2, diharapkan mampu mempercepat pendeteksian suspect kasus positif Covid-19.

Hal ini penting dilakukan, mengingat semakin cepat seseorang terdeteksi Covid-19, maka semakin cepat pula penanganannya, untuk menurunkan tingkat penularan.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved