Breaking News:

Perbatasan RI Malaysia

WNI Ditangkap Polisi Malaysia di Perbatasan, Keluarga di Nunukan Menunggu, Begini Nasibnya Sekarang

7 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh Polis Marin Malaysia pada Rabu (10/02/2021) malam, kini sudah diserahkan kepada Konsulat RI

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
HO/ Konsulat RI Tawau
7 WNI sekarang berada di Shelter Konsulat RI di Tawau, Malaysia. (HO/ Konsulat RI Tawau) 

Emir mengaku, saat akan dipulangkan ke negara asal, 7 WNI itu akan mendapatkan pengawalan dari Polis Marin Malaysia.

"Konsulat akan melakukan pengawalan. Kami sudah dapat komitmen lisan dari Polis Marin Malaysia akan kawal pas pemulangan nantinya," ungkapnya.

Terpisah, Darboy satu diantara 7 WNI yang ditangkap Polis Marin Malaysia mengatakan, dia belum mendapat informasi kapan ia dan 6 rekan lainnya dipulangkan kembali ke tanah air.

Kendati begitu, ia berharap proses negosiasi soal kepulangan mereka antara KRI dengan pemerintah setempat di Tawau dapat berlangsung cepat.

"Kami saat ini sudah berada di Konsulat RI. Saat ini Konsulat lagi proses negosiasi ke Imigrasi Tawau. Semoga bisa berlangsung cepat, karena pihak keluarga di Sebuku sudah menunggu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, kabar penangkapan 7 WNI pada Rabu lalu di jalur laut perbatasan RI-Malaysia, tepatnya simpang tiga Malaysia-Sei Ular, menyita perhatian publik Kaltara hingga Pemerintah Pusat.

Namun, hingga kini kabar penangkapan 7 warga Sebuku itu belum diketahui pasti alasan Polis Marin Malaysia menangkap mereka.

Beragam versi cerita bermunculan. Mulai dari speed boat yang ditumpangi 7 WNI itu berpindah haluan, lantaran menghindari jalur yang dipenuhi rumput laut.

Sehingga melewati batas negara RI-Malaysia.

Tak hanya itu, informasi yang dihimpun kapal Polis Marin Malaysia tertabrak oleh speed boat yang ditumpangi oleh 7 WNI itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved