Breaking News:

Bupati Paser Meninggal

Bupati Yuriansyah Meninggal, Direktur RSPB: Almarhum Miliki Riwayat Jantung hingga Dirawat di ICU

Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi meninggal di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan. Almarhum memiliki riwayat jantung dan dirawat di ICU RSPB.

Tribun Kaltim/Dwi Ardianto
Walikota Balikpapan Rizal Effendi dan keluarga melepas jenazah Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi di Mortuari RS Pertamina Balikpapan. (Tribun Kaltim/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi meninggal di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan. Almarhum memiliki riwayat jantung dan dirawat di ICU RSPB.

Direktur Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) Khaeruddin membeberkan kronologi meninggalnya Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi.

Menurutnya, almarhum Bupati Paser datang ke RSPB  dengan keluhan, demam, batuk, dan sesak.

Sebelum dirujuk ke RSPB, almarhum sempat singgah ke rumah pribadinya di Balikpapan Baru. Lantaran kondisi mengalami penurunan, akhirnya dijemput dibawa ke RSPB.

Baca juga: Ini Lokasi Swab Antigen di Kota Tarakan, Kantongi Rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19

Baca juga: BREAKING NEWS, Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi Meninggal Dunia, Masuk IGD RS Pertamina Tadi Malam

Baca juga: Sebelum Meninggal, Bupati Yusriansyah Syarkawi sudah Pamit dan Minta Maaf ke Masyarakat Paser

Pukul 7 malam tiba di IGD dan dokter langsung melakukan penatalaksanaan penanganan.

"Langsung kita masukkan ke ICU, terjadi penurunan kondisi sehingga tadi pagi sekitar jam 05.30 Wita dinyatakan meninggal," ujarnya, Selasa (16/2/2021).

Khaeruddin menjelaskan, almarhum Yusriansyah Syarkowi merupakan pasien lama yang dirawat oleh dokter Jantung di RS Pertamina Balikpapan.

Jenazah Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi yang meninggal di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan dimasukkan ke mobil ambulance untuk dibawa ke Tanah Grogot, Paser.
Jenazah Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi yang meninggal di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan dimasukkan ke mobil ambulance untuk dibawa ke Tanah Grogot, Paser. (Tribun Kaltim/Dwi Ardianto)

"Ada riwayat jantung dan memang berobat rutin di RSPB," jelasnya.

Untuk itu, pihak RSPB telah mengambil tindakan Rapid Antigen maupun swab PCR untuk memastikan kondisi almarhum dari Covid-19.

Dari pemeriksaan tersebut, didapat hasil Antigen positif, namun masih menunggu hasil PCR yang diprediksi akan keluar pukul 15.00 Wita.

Halaman
123
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved