Breaking News:

Berita TarakanTerkini

Putusan Dismissal Sengketa Pilkada Nunukan, Ini Penjelasan Pakar Hukum Universitas Borneo Tarakan

Sidang pembacaan putusan Dismissal sengketa Pilkada Nunukan, ini penjelasan Pakar Hukum Universitas Borneo Tarakan Yahya Ahmad Zain.

Penulis: Risnawati | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/AMIRUDDIN
Dekan Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan (FH UBT) Yahya Ahmad Zain, saat ditemui TribunKaltara.com, beberapa waktu lalu di Tanjung Selor. TRIBUNKALTARA.COM/AMIRUDDIN 

Zain mengatakan, konteks dari pada putusan dismissal dalam perkara ini lebih kepada hasil penelitian dari gugatan sengketa Pilkada tersebut.

Pasangan Danni Iskandar-Muhammad Nasir, saat debat publik Pilkada Nunukan pada 22 November 2020 lalu. 
TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis.
Pasangan Danni Iskandar-Muhammad Nasir, saat debat publik Pilkada Nunukan pada 22 November 2020 lalu. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis. (TRIBUNKALTARA.COM/FELIS)

Kembali ia tegaskan, putusan Dismissal itu sangat terkait dengan dipastikannya suatu perkara diterima atau tidak diterima.

"Seperti yang saya bilang tadi, kalau dia dilanjutkan maka itu akan masuk ke persidangan materi gugatan," terangnya.

Sementara itu menurutnya, apapun putusannya, putusan Dismissal nantinya akan memastikan suatu perkara perselisihan hasil Pilkada dilankutkan atau tidak ke persidangan pemeriksaan materi gugatan.

"Semua pihak harus bisa legowo, karena mekanisme hukum di MK tentu saja akan ada yang menang dan kalah," katanya.

Baca juga: Sengketa Pilkada Nunukan Masuk Sidang Dismissal MK,Penetapan Bupati Terpilih 5 Hari Pasca Putusan MK

Asmin Laura seusai mencoblos pada Pilkada serentak 9 Desember 2020 lalu.
(TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis)
Asmin Laura seusai mencoblos pada Pilkada serentak 9 Desember 2020 lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis) (TRIBUNKALTARA.COM/FELIS)

Sidang putusan Dismissal sengketa Pilkada Nunukan digelar hari ini

Sebelumnya diberitakan, Mahkamah Konstitusi (MK) bakal menggelar sidang putusan Dismissal sengketa Pilkada Nunukan 2020 pada Rabu (17/02/2021) pukul 16.00 WIB.

Perkara nomor perkara 49/PHP.BUP-XIX/2021 itu bakal dilangsungkan secara virtual yang disiarkan dari Ruang Sidang 1 Lantai 2 Gedung MK, Jakarta.

Calon Wakil Bupati Nunukan, Muhammad Nasir, selaku Pemohon mengatakan, menyerahkan sepenuhnya penyelesaian sengketa Pilkada Nunukan kepada Majelis Hakim MK.

Baca juga: Jelang Sidang Sengketa Pilkada Nunukan di MK, Begini Persiapan Pasangan Danni-Nasir

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved