Breaking News:

Berita TarakanTerkini

Putusan Dismissal Sengketa Pilkada Nunukan, Ini Penjelasan Pakar Hukum Universitas Borneo Tarakan

Sidang pembacaan putusan Dismissal sengketa Pilkada Nunukan, ini penjelasan Pakar Hukum Universitas Borneo Tarakan Yahya Ahmad Zain.

Penulis: Risnawati | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/AMIRUDDIN
Dekan Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan (FH UBT) Yahya Ahmad Zain, saat ditemui TribunKaltara.com, beberapa waktu lalu di Tanjung Selor. TRIBUNKALTARA.COM/AMIRUDDIN 

Nasir -- sapaan akrab Muhammad Nasir itu, tak banyak komentar saat ditanya perihal undangan agenda sidang pembacaan putusan MK yang sudah diterima.

"Kami sudah terima undangan sidang besok sore, tapi pelaksanaannya secara virtual zoom.

Jelasnya, kami sudah berusaha semaksimal mungkin,  sisanya menjadi kewenangan Hakim MK untuk memutuskan. Kita tunggu saja besok," kata Nasir kepada TribunKaltara.com, melalui telepon seluler, Selasa (16/02/2021) pukul 12.00 Wita.

Sidang sengketa Pilkada Kabupaten Nunukan 2020 di Mahkamah Konstitusi, Kamis (28/01/2021), lalu. (Tangkapan layar di chanel YouTube Mahkamah Konstitusi RI).
Sidang sengketa Pilkada Kabupaten Nunukan 2020 di Mahkamah Konstitusi, Kamis (28/01/2021), lalu. (Tangkapan layar di chanel YouTube Mahkamah Konstitusi RI). (Tangkapan layar di chanel YouTube Mahkamah Konstitusi RI)

Mantan Anggota DPRD Kaltara itu menyatakan, apapun yang menjadi keputusan MK, dirinya Bersama pasangannya Dani Iskandar akan menerima dengan lapang dada.

"Jalur yang kami tempuh sudah sesuai prosedur secara konstitusional. Apapun isi putusan Dismissal besok, InsyaAllah kami akan terima dengan lapang dada," ucap Nasir.

Di akhir komentarnya, Nasir meminta doa segenap simpatisan dari pasangan bertagline ‘Damai’ itu agar sidang pembacaan putusan Dismissal oleh Hakim MK Rabu esok berjalan lancar.

Baca juga: Rahmawati Resmi Jabat Ketua Tim Penggerak PKK Kaltara, Ini Janji Istri Zainal Arifin Paliwang

"Saya mohon doa dari segenap simpatisan agar besok semuanya berjalan lancar. Kita tunggu sampai besok putusan dari MK, apapun itu kita terima," ujarnya.

Senada yang disampaikan kuasa hukum Pemohon, Eko Saputra. Dia mengaku optimistis hingga adanya putusan Hakim MK.

Di sela komentarnya, Eko Saputra menjelaskan arti dari putusan Dismissal. Kendati begitu, ia katakan tak ingin mendahului keputusan dari Hakim MK.

"Sebagai kuasa hukum apapun yang akan dibacakan Hakim besok kami akan terima. Dismissal itu kasarnya sampai di situ saja perkaranya. Kata lainnya penolakan.

Baca juga: Jagoannya Kalah di Pilkada, Partai Yusril Ihza Mahendra di Kaltara Konsolidasi,Tatap Pemilu 2024

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved