Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Pertambangan Jadi Penyumbang Pendapatan Ekonomi Terbesar di Malinau, Pertanian dan Perikanan Dilirik

Pertambangan jadi penyumbang pendapatan ekonomi terbesar di Malinau, pertanian dan perikanan dilirik sebagai alternatif pengganti

TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Malinau, Kristian saat ditemui seusai Konsultasi Publik di Kantor Bupati Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (22/2/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pertambangan jadi penyumbang pendapatan ekonomi terbesar di Malinau, pertanian dan perikanan dilirik sebagai alternatif pengganti.

Data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Malinau (Bappeda Litbang Malinau) ada tiga poros penyumbang kekuatan ekonomi di Malinau.

Data 2019, Struktur ekonomi Kabupaten Malinau ditunjang 3 sektor utama yakni sektor pertambangan, konstruksi dan pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang.

Kepala Bapedda Litbang Malinau, Kristian memaparkan saat ini realisasi rencana jangka panjang daerah telah memasuki tahap bagian akhir.

Baca juga: Pembahasan RKPD 2022, Plt Bupati Malinau Topan Amrullah Sebut Menyesuaikan Visi Misi Paslon Terpilih

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Kaltara Hari Ini, Malinau dan Tana Tidung Diguyur Hujan Disertai Petir

Baca juga: Partisipasi Pemilih Pilkada Malinau Lampaui Target, Capai 82,5 Persen Meski Situasi Pandemi Covid-19

"Fokus RPJMD adalah peningkatan ekonomi masyarakat, karena saat ini kita berada di bagian akhir RPJP 2005-2025," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (22/2/2021).

Menurutnya, kekuatan ekonomi Kabupaten Malinau sangat bergantung pada sektor pertambangan.

Hasil konsultasi publik, pemerintahan diarahkan untuk mengembangkan potensi lain di luar sektor pertambangan, seperti sektor pertanian dan kelautan perikanan.

"Sesuai data, setengah dari pendapatan kita bersumber dari aktivitas pertambangan. Saran dan masukan tadi, kita harus mengandalkan potensi daerah, contohnya pertanian atau perikanan," katanya.

Terkait penyesuaian rencana pembangunan dengan visi-misi pasangan calon terpilih, menurut Kristian tinggal disesuaikan.

Menurutnya, proses tersebut tidak sulit, karena sifatnya hanya melanjutkan apa yang telah direncanakan di awal.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Supri
Editor: Amiruddin
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved