Breaking News:

Polisi Tembak Tentara

Kronologi Polisi Tembak Prajurit Kostrad, Diduga Gegara Tagihan Miras, Irjen Fadil Minta Maaf ke TNI

Kronologi oknum polisi tembak prajurit Kostrad di Jakarta, diduga gegara tagihan miras, Irjen Fadil Imran minta maaf kepada TNI.

Editor: Amiruddin
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kronologi oknum polisi tembak prajurit Kostrad di Jakarta, diduga gegara tagihan miras, Irjen Fadil Imran minta maaf kepada TNI. ( TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim) 

TRIBUNKALTARA.COM - Berikut kronologi oknum polisi tembak mati prajurit Kostrad di Jakarta, diduga gegara tagihan miras, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran minta maaf kepada TNI

Aksi tak terpuji dilakukan oknum polisi di Jakarta, setelah menembak empat orang di sebuah cafe di Cengkareng, Jakarta, dinihari tadi.

Tiga orang dilaporkan tewas, dan seorang lainnya mengalami luka-luka.

Satu dari tiga orang yang ditembak mati, diketahui merupakan anggota pasukan elite TNI AD dari Kostrad.

Oknum polisi berpangkat Brigadir yang merupakan pelaku penembakan, kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolda Metro Jaya berjanji akan menindak tegas anak buahnya tersebut.

Jenderal asal Makassar itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada TNI.

Baca juga: Polisi Tembak 4 Orang, Satu TNI Tewas, Kapolda Metro Jaya Tak Diam, Pangdam Jaya Beri Perintah

Seorang anggota TNI tewas ditembak di kafe Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021) dini hari tadi.

Selain anggota TNI, dua warga sipil juga tewas dalam insiden penembakan tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo membenarkan adanya kejadian penembakan itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved