Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Video Viral Bikers Lewat Ring 1 Istana Diinjak Aparat, Asintel Paspampres: Sebenarnya Bisa Ditembak

Video viral bikers lewat ring 1 Istana Negara diinjak aparat, Asintel Paspampres: Sebenarnya bisa ditembak.

Instagram/bodatnation via Warta Kota
VIDEO VIRAL - Bikers sunmori tiba-tiba ditendang aparat di dekat Istana Negara. 

TRIBUNKALTARA.COM - Video viral bikers lewat ring 1 Istana Negara diinjak aparat, Asintel Paspampres: Sebenarnya bisa ditembak.

Merasa ada ancaman terhadap keamanan di sekitaran ring satu Istana Negara, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) terpaksa menginjak pengendara motor atau bikers yang melalui jalan tersebut.

Kejadian tersebut dianggap oleh Paspampres masih manusiawi dan sesuai dengan aturan berlaku.

Karena, bisa saja Pasukan Pengamanan Presiden melakukan tindakan lain yang lebih tegas.

Seperti menembak para pengendara motor tersebut.

Sebab, Pasukan Pengamanan Presiden dilengkapi oleh senjata api.

Baca juga: Detik-detik Paspampres Tersungkur Didorong Emak-emak Serbu Mobil Jokowi di NTT, Kerumunan Disorot

Baca juga: Pengakuan Catherine Wilson Soal Video di Acara Televisi Viral Diduga Teler: Aku Melakukan Kesalahan

Viral video yang memperlihatkan pengendara motor gede (moge) melakukan sunday morning ride (sunmori) ditendang aparat keamanan hingga tersungkur.

Dikutip dari Kompas.com, peristiwa itu terjadi di Jalan Veteran III, belakang Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada hari Minggu (21/2/2021) lalu.

Video viral itu lantas dibenarkan oleh Asisten Intelijen Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Letkol Inf Wisnu Herlambang.

Dirinya mengatakan sejumlah pengendara moge itu terpaksa harus dilumpuhkan oleh petugas Paspampres karena menerobos jalan yang tengah ditutup.

Wisnu mengatakan, saat itu sejumlah petugas Paspampres tengah melaksanakan pengamanan instalasi di kantor Wakil Presiden.

Oleh karena itu, jalan Veteran III yang biasanya dibuka untuk umum saat itu ditutup untuk sementara.

Petugas sudah memasang rambu pembatas jalan sebagai penanda jalanan tersebut ditutup.

Namun, tiba-tiba saja para pengendara motor itu melintas dengan kecepatan tinggi dan suara knalpot yang berisik.

Baca juga: Kak Seto Beberkan Rahasia Rambut Poni Antibadai Viral Bikin Awet Muda

Baca juga: Beri Kecupan di Kening Luna Maya, Dimas Beck Curi Perhatian, Viral di TikTok

"Kalau dia nerobos itu sudah masuk bahaya tidak langsung maupun ancaman yang bersifat terbuka. Itu merupakan batas pelanggaran ring 1. Jadi bisa dilumpuhkan," kata Wisnu kepada Kompas.com, Jumat (26/2/2021).

Oleh karena itu, Wisnu menegaskan bahwa tindakan petugas yang melumpuhkan pengendara motor itu dengan menendangnya sudah sesuai prosedur.

Baca juga: Curi Perhatian di Pernikahan Kahiyang Ayu, Begini Nasib Paspampres Ganteng Daniel Darryan Sekarang

Baca juga: NEWS VIDEO Viral Video Emak-Emak Jatuhkan Motor Paspampres saat Kunjungan Jokowi di Sumba NTT

"Itu sudah masuk kategori bahaya tidak langsung. Dan karena sikap kewaspadaan anggota, sudah terlatih, dia waspada. Apapun ceritanya, kita lumpuhkan dulu," ujar Wisnu.

Menurut Wisnu, tindakan anggota Paspampres itu sudah sesuai dengan petunjuk teknis yang terdapat dalam surat keputusan Panglima TNI.

"Itu sebenarnya masih manusiawi. Kalau menerobos itu sebenarnya bisa ditembak karena anggota dilengkapi dengan senjata," katanya.

Video yang menunjukkan rombongan pengendara motor dihadang Paspampres itu sebelumnya viral di media sosial.

Video itu terekam dari kamera milik para pengendara moge, lalu diunggah ke akun YouTube milik mereka.

Salah satu yang mengunggah video kejadian tersebut adalah akun YouTube Sahdilah yang memiliki 269.000 subscribers.

Kemudian video itu juga diunggah ke Instagram oleh sejumlah akun, salah satunya akun @bodatnation.

Baca juga: Punya Lencana Keluarga Paspampres, Reskrim Hingga FBI, Pria Ini Tipu Korban, Sikat Uang Rp 90 Juta

Baca juga: Persiapkan Kunjungan Presiden Jokowi dan Raja Belanda, Paspampres dan Dandim TNI Tewas di Kalimantan

Dalam video itu, tampak petugas Paspampres menyetop rombongan pengendara motor yang tengah melakukan sunday morning ride (Sunmori) di Jalan Veteran III, belakang Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Hal yang menjadi sorotan, terlihat salah satu petugas dengan menggenggam pistol menendang salah satu motor pengendara hingga terjatuh.

Gibran Cetak Sejarah Baru, Jadi Satu-satunya Wali Kota yang Dikawal Paspampres

Anak pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka akhirnya dilantik menjadi Wali Kota Solo, didampingi Wakilnya Teguh Prakosa, Jumat (26/2/2021).

Sebelum Gibran mulai bertugas memimpin Kota Solo, ada satu hal yang unik dari terpilihnya Gibran sebagai Wali Kota.

Bahkan, keunikan itu telah terjadi kala Gibran dilantik sebagai orang nomor satu di Kota Solo itu.

Ya, walaupun hanya menduduki jabatan sebagai Wali Kota, tapi Gibran mendapatkan pengawalan dari Pasukan Pengaman Presiden alias Paspampres.

Terkait hal ini, Plh Wali Kota Solo, Ahyani masih belum bisa memastikan terkait keamanan, karena Gibran juga memiliki hak untuk menentukan.

"Tergantung beliau juga. Kalau di pribadi wilayahnya RI 1. Sebagai jabatan wali kota kan wilayahnya pemkot mengikuti protokol pemkot. Nanti pengamanan tertutup juga bisa," kata Ahyani, dikutip Kompas.tv.

Ahyani menambahkan Pemkot sudah menyiapkan ajudan untuk Gibran setelah resmi menjabat sebagai Wali Kota.

Sejatinya, sebagai keluarga Presiden, Gibran memang mendapat kawalan Paspampres.

Jika hal ini terjadi, dia akan mencetak sejarah baru.

Aturan tentang Pengawalan terhadap anak Presiden diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 59 Tahun 2013 yang mengatur Pengamanan Presiden dan Wapres, Mantan Presiden dan Wapres beserta Keluarganya, serta Tamu Negara Setingkat Kepala Negara/Kepala Pemerintahan.

“Menteri, Kapolri dan pimpinan lembaga serta pimpinan instansi terkait sesuai dengan kewenangannya, bertanggung jawab memberikan dukungan kelancaran penyelenggaraan pengamanan Presiden dan keluarga,” bunyi pasal 28 PP tersebut.

Ketentuan lebih lanjut diatur oleh Menteri, Kapolri, dan pimpinan lembaga serta pimpinan instansi sesuai dengan kewenangannya.

Atas dasar itu Kementerian Pertahanan pada 28 Januari 2014 mengeluarkan Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 02 Tahun 2014 tentang Kebijakan Pengamanan Presiden/Wapres, Mantan Presiden dan Mantan Wapres beserta Keluarga serta Tamu Negara.

Pada Pasal 6 ayat (2) Permenhan disebutkan pengamanan anak dan menantu Presiden/Wapres untuk menjamin keamanan dan keselamatan pribadi anak dan menantu dari Presiden/Wapres setiap saat dan di mana pun berada, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Ketentuan lebih lanjut pengamanan ditetapkan Panglima TNI.

Yang dimaksud pengamanan yaitu segala usaha, pekerjaan, dan tindakan yang dilakukan terus menerus atau dalam jangka waktu tertentu, guna menjaga keamanan dari segala ancaman dan gangguan.

Ancaman itu yakni segala usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan yang dinilai dan atau dibuktikan dapat membahayakan keselamatan Presiden/Wapres dan keluarganya.

Fokus Pemulihan Covid-19

Gibran Rakabuming Raka mengatakan sudah menyiapkan program 100 hari setelah dirinya dilantik menjadi orang nomor satu di Kota Bengawan.

Namun, putra sulung Presiden Jokowi itu tidak menyebutkan program apa saja yang nanti akan dilaksanakan dalam 100 hari pemerintahannya.

"Iya nanti ada. Tapi tidak bisa saya bocorkan semua hari ini," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Kamis (21/1/2021).

Dia mengatakan, percepatan pemulihan ekonomi Solo di tengah pandemi Covid-19 akan menjadi fokus dirinya dan pasangannya, Teguh Prakosa setelah dilantik.

"Yang jelas nanti yang prioritas adalah percepatan pemulihan ekonomi. Itu yang nanti jadi fokus kita," terang dia.

Gibran juga mengaku akan mengawal program vaksinasi Covid-19. "Dan juga masalah kesehatan untuk vaksinasi nanti juga akan kami kawal. Harapannya vaksinasi benar-benar menjadi game changer," terang Gibran.

Sebagaimana diketahui, pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa resmi ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih dalam Pilkada 2020.

Penetapan itu dilaksanakan dalam rapat pleno terbuka yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo di Swiss Belhotel, Kamis (21/1/2021).

Berita acara penetapan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Pilkada Solo 2020 dibacakan oleh Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti.

"Menetapkan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dalam Pemilu 2020," kata Nurul. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Paspampres: Pengendara Moge Dilumpuhkan karena Menerobos Kawasan Ring 1

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved