Berita Daerah Terkini
Gempa M 5,2 Guncang Halmahera Selatan, 60 Rumah Rusak dan 169 Jiwa Mengungsi
Gempa berkekuatan M 5,2 mengguncang Kabupaten Halmahera Selatam, Maluku Utara. Dikabarkan hingga kini terdapat 60 rumah rusak ringan dan 169 jiwa
Penulis: Titik Wahyuningsih | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM – Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara pada Jumat (26/2/2021) sekira pukul 18.02 WIB.
Gempa yang dipicu aktivitas sesar dan berpusat pada Lintang 0,54 LS dan Bujur 127,51 BT serta kedalaman 10 kilometer tersebut tidak berpotensi tsunami.
Kepala Pusat Data, informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr Raditya Jati dalam keterangan pers hari ini Sabtu (27/2/2021) menyebut kerusakan bangunan akibat gempa tersebut telah teridentifikasi dengan tingkat kerusakan ringan dan belum ada laporan korban meninggal dunia.
Baca juga: GEMPA Magnitudo 4,4 Guncang Kalimantan Utara, BMKG Laporkan Pusat Gempa di Tana Tidung
Baca juga: Gempa Jepang 7,3 Magnitudo, Picu Tsunami di Fukushima 10 Tahun Lalu, Kini Tak Ada Korban Jiwa
Baca juga: Gempa Bumi 6,5 SR Guncang Bengkulu, 10 Februari 2021, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami
Raditya menyebutberdasarkan data per Jumat (26/2/2021) pukul 22.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan mencatat kerusakan dengan kategori rusak ringan di sejumlah tempat.
Diantaranya 60 unit rumah, satu unit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), satu unit rusunawa, satu unit kantor Pengadilan Agama, satu unit bangunan kompi D TNI, dan satu unit bangunan Dinas Perkim.
Dalam keterangan tertulis Raditya menyebut selain adanya kerusakan bangunan, gempa yang berpusat pada 11 kilometer timur laut Labuha di wilayah Maluku Utara tersebut mengakibatkan tiga warga luka ringan dan sebanyak 45 KK atau 169 jiwa mengungsi.
Hingga kini pihak BPBD setempat masih terus melakukan pendataan terhadap dampak yang gempa M 5,2.
Sementara itu, petugas BPBD di lokasi gemba mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik serta menghindari bangunan yang retak atau rusak apabila terjadi gemapa susulan.
Pihak BPBD disebutakan akan segera melakukan upaya penanganan darurat anatara lalin melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan dinaas-dinas terkait termasuk TNI dan Polri.
Selain itu sejumlah tenda telah didirikan untuk warga terdampak bencana maupun pasien yang sedang dirawat di RSUD Labuha.
Sebelumnya diketahui kekuatan gemap sempat dirasakan kuat oleh warga Desa Labuha, Kabupateh Halmahera Selatan sekira dua sampai tiga detik, hingga listrik di sekitar lokasi dipadamkan.
Menurut keterangan pers BNPB mencatat bahwa gempabumi mencakup wilayah Kecamatan Bacan, Bacan Selatan, Bacan timur, Bacan Barat , Bacan Barat Utara dan Bacan Timur Tengah.
Baca juga: UPDATE Gempa Sulbar, Kembali Warga Mamuju Rasakan 2 Kali Gempa, Masyarakat Berhamburan ke Jalan
Baca juga: Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami, Dirasakan Hingga Halmahera Utara
Baca juga: Viral Anak Buah Jenderal Andika Perkasa Ijab Kabul di Posko Gempa Mamuju, Prajurit TNI Dipuji
(*)
( TribunKaltara.com / Titik Wahyuningsih )
Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com
Follow Twitter TribunKaltara.com
Follow Instagram tribun_kaltara
Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/gempa-halmahera-selatan.jpg)