Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Kronologi Polres Tarakan Gagalkan 1,9 Ton Daging Alana Ilegal Asal Malaysia, Seminggu Penyelidikan

Kronologi Polres Tarakan gagalkan peredaran 1,9 Ton daging alana ilegal asal Malaysia, seminggu lakukan penyelidikan.

TRIBUNKALTARA.COM / RISNAWATI
Kanit Resum Satreskrim Polres Tarakan, Ipda Dien usai pemusnahan daging alana di Kantor BKP Tarakan Wilker Badara Juwata Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Kronologi Polres Tarakan gagalkan peredaran 1,9 Ton daging alana ilegal asal Malaysia, seminggu lakukan penyelidikan.

Kanit Resum Satreskrim Polres Tarakan, Ipda Dien mengatakan, pengungkapan kasus pendistribusian daging alana atau daging kerbau asal Malaysia telah terjadi pada Desember 2020 lalu.

Sebagai informasi, Balai Karantina Pertanian atau BKP Tarakan telah melakukan pemusnahan daging kerbau tersebut pada hari ini, Selasa (2/3/2021)

Adapun lokasi penangkapan kata Dien, di daerah pelabuhan dekat Bandara Internasional Juwata Tarakan, yang mana daging tersebut distribusikan ke beberapa wilayah di Kaltara.

"Itu sudah di bulan Desember 2020, kita mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya pengiriman atau pendistribusian barang berupa daging alana dari Malaysia," ujar Ipda Dien.

Baca juga: Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Polres Tarakan Kalimantan Utara Canangkan Zona Integritas

Baca juga: Warga Tarakan Tewas Tergantung, Kasat Reskrim Polres Tarakan Sebut Keluarga Tak Ingin Korban Divisum

Baca juga: Seorang Warga Tewas Tergantung, Kasat Reskrim Polres Tarakan Sebut Keluarga Korban Tolak Autopsi

Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan selama seminggu.

"Pada saat hari H, kita melakukan pembongkaran. Ternyata benar ada pembongkaran di situ berupa daging alana tersebut lalu kita lakukan penindakan," jelasnya.

Dien menyebutkan, total daging alana yang ditemukan itu seberat 1,9 ton.

"1.938 kg, hampir 2 ton daging alana dimuat dengan speed boat. Lalu kita amankan, kita lakukan klarifikasi segala macam," ucapnya.

Karena dalam penindakan ini, kita tidak mempunyai gudang penyimpanan, maka kita serahkan ke Karantina Pertanian untuk melakukan pemusnahan," sambungnya.

Halaman
123
Penulis: Risnawati
Editor: Amiruddin
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved