Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Indonesia Kemasukan Varian Baru Virus Corona Inggris, Dinkes Kaltara Sebut Belum Miliki Alat Deteksi

Indonesia kemasukan varian baru Virus Corona Inggris, Dinkes Kaltara sebut belum miliki alat deteksi.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Kadinkes Kaltara, Usman, Kamis (14/1/2021) ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Indonesia kemasukan varian baru Virus Corona Inggris, Dinkes Kaltara sebut belum miliki alat deteksi.

Virus Sars Cov-2 dengan varian B117 telah memasuki Indonesia, tepatnya di Jawa Barat pada awal Maret lalu.

Menanggapi hal ini, pihak Dinas Kesehatan Kaltara mengaku belum memiliki alat, untuk mendeteksi varian B117.

Baca juga: Varian Corona Jenis Baru Inggris B117 Masuk Indonesia, Ini Kata Jubir Gugus Tugas Covid-19 Tarakan

Baca juga: Seluruh Karyawan BPJamsostek Cabang Tarakan Ikuti Vaksin Covid-19 Tahap Pertama

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Begini Cara Aurel Lepas Rindu dengan Atta, Putri Anang Malah Disuruh Istirahat

"Kalau kita di Dinas Kesehatan, belum ada alat untuk deteksi B117," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kaltara, Jumat (5/3/2021).

Pihaknya mengaku, hingga saat ini belum ada laporan mengenai virus varian B117 yang memasuki wilayah Kaltara.

"Mudah-mudahan di Kaltara tidak masuk, sampai sekarang, kami belum dapat informasi ya, belum masuk ke sini," katanya.

Terkait gejala khusus yang ditimbulkan dari virus B117, Usman mengatakan, belum mendapatkan informasi terbaru.

Baca juga: UPDATE Ratusan Pasien Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh, Tersisa 3 Terkonfirmasi Dirawat di Malinau

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Kaltara Sasar 4.529 Lansia, Siapkan 332 Vaksinator di 5 Kabupaten/Kota

Baca juga: Soal Santunan Pasien Covid-19 Wafat, Dinas Sosial Tarakan Sebut Tak Ada Alokasi Dana dari Pusat

"Kami juga belum dapat informasi terbaru, mengenai ciri-ciri gejala dari varian B117, itu seperti apa," katanya.

Mengenai pencegahan agar tidak tertular varian virus B117, dirinya meminta masyarakat, agar lebih patuh menerapkan protokol kesehatan.

"Saya kira Prokes tetap harus dilakukan, dan harus lebih ketat lagi mematuhinya, kalau lagi di luar, atau pergi ke mana itu, Prokes tetap harus jalan," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved