Breaking News:

Berita Islami

Hari Ini Isra Miraj, Berikut Cara-cara yang Tepat untuk Memperingatinya

Peringatan Isra Miraj 27 Rajab 1442 Hijriah yang jatuh pada hari ini, Kamis (11/3/2021), bisa diperingati dengan beragam cara.

Penulis: N Anastasia | Editor: Amiruddin

Namun demikian, Isra Miraj terjadi setelah Siti Khadijah dan Abu Thalib meninggal dunia.

Penjelasan tentang apa itu Isra Miraj.

Isra Miraj merupakan peristiwa penting bagi umat muslim.

Isra Miraj mengisahkan tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW

Baca juga: Tinggal Menghitung Hari Menikah, Aurel Malah Kesal kepada Atta Halilintar: Sayang Kamu Kebangetan

Baca juga: Varian Baru Corona B117 Ditemukan di Balikpapan, Ini Upaya Pencegahan Ala Kadis Kesehatan Malinau

Baca juga: Kecelakaan Maut di Sumedang 27 Tewas, Terdengar Kumandang Takbir sebelum Bus Terjun ke Jurang

Isra

Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dengan mengendarai hewan buraq dari Masjid Suci Masjidil Haram di Mekkah ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem di mana ia memimpin para nabi lainnya untuk beribadah.

Masjid Al Aqsa dianggap sebagai masjid terjauh yang merupakan kawasan suci besar yang kadang-kadang disebut Haram Al Sharif atau Noble Sanctuary.

Tempat kudus tersebut terdiri dari beberapa masjid termasuk bangunan masjid berkubah batu berlapis emas dan bangunan berkubah perak. Nama Masjid Al Aqsa digunakan untuk menggambarkan seluruh situs.

Melansir Birmingham Mail, perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam Isra Miraj disebutkan menaiki hewan buraq yang bisa terbang. Buraq digambarkan memiliki kepala seorang wanita, tubuh kuda, mempunyai sayap dan ekor burung merak.

Miraj

Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW naik ke surga untuk menerima perintah Tuhan agar umat beriman melaksanakan ibadah sholat.

Nabi Muhammad SAW naik ke surga bersama malaikat Jibril dan bertemu dengan nabi-nabi yang berbeda di masing-masing tujuh tingkat surga, yaitu Nabi Adam AS, Nabi Yahya AS dan Nabi Isa AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Idris AS, Nabi Harun AS, Nabi Musa AS dan Nabi Ibrahim AS.

Allah SWT mengingstruksikan bahwa umat Islam harus melakukan ibadah sholat. Awalnya sholat harus dilakukan 50 kali sehari.

Setelah meminta pengurangan, akhirnya ibadah sholat dilakukan lima waktu dalam sehari yang sekarang menjadi salah satu pilar agama.

(*)

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved