Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Pedagang Ikan Kering di Pasar Yamaker Akui Impor dari Malaysia, Begini Reaksi PSDKP Nunukan

Pedagang ikan kering di Pasar Yamaker akui impor dari Malaysia, begini reaksi PSDKP Nunukan.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Pedagang ikan kering di Pasar Yamaker akui impor dari Malaysia, begini reaksi PSDKP Nunukan. 

"Cek mutu ikan ini kami lakukan serentak. Setahun dua kali. Dan untuk periode pertama di Maret ini. Nanti periode kedua menunggu keputusan dari UPT Tarakan.

Tujuan kami ke sini untuk memonitor kesegaran ikan yang ada di sentra pasar Yamaker dan Inhutani. Sebagai bentuk menjamin mutu ikan dan ketersediaan pangan masyarakat Nunukan," kata Nugroho kepada TribunKaltara.com, pukul 13.00 Wita.

Nugroho mengaku, pihaknya mengambil sampel empat jenis ikan untuk diuji laboratorium di Tarakan.

Adapun keempat jenis ikan itu yakni Ikan Demersal (Kakap, Bawal, Layur, Senangin), Ikan Pelagic (Tuna, Tenggiri, Tongkol, Layang), Crustacea (Udang, Lobster, Kepiting), Molusca (Cumi, Ubur, Sotong, Kerang, Tuday), dan produk kering (Ebi, Ikan Tipis).

BKIPM untuk wilayah kerja Nunukan melakukan pengecekan mutu ikan di Pasar Yamaker dan Inhutani, Senin (15/03/2021), pagi.
BKIPM untuk wilayah kerja Nunukan melakukan pengecekan mutu ikan di Pasar Yamaker dan Inhutani, Senin (15/03/2021), pagi. (TRIBUNKALTARA.COM/FELIS)

Kendati begitu, kata Nugroho, pihaknya hari ini tak menemukan sampel jenis ikan Molusca di pasar Inhutani dan Yamaker.

"Sampel jenis ikan itu akan diuji laboratorium mutu dan uji laboratorium karantina. Setelah ada hasilnya kami akan sampaikan ke instansi terkait dan pedagangnya. Jenis ikan Molusca agak susah kami temui hari ini," ucapnya.

Menurut Nugroho, bilamana hasil uji laboratorium nanti tak memenuhi syarat mutu ikan, maka pihaknya akan melakukan pembinaan lebih dulu kepada pedagang yang bersangkutan.

"Kalau tidak memenuhi syarat, maka kami lakukan pembinaan lebih dulu. Kami akan tegur pedagangnya, kita arahkan supaya apa yang dia dagangkan dijamin mutunya.

Baca juga: Terpilih Lagi Jadi Ketua MUI Nunukan, Ibrahim Wacanakan Pembentukan Cabang di Setiap Kecamatan

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Dini, 14 Wilayah di Nunukan Diguyur Hujan

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi 10 Kecamatan di Nunukan Hari Ini Diguyur Hujan Disertai Petir

Kalau Inpres lebih condong ke masyarakat gemar makan ikan.
Sehingga apa yang dia dagangkan pasti dikonsumsi banyak orang, maka kualitas ikan harus diperhatikan," ujarnya.

Ia memperkirakan, hasil uji laboratorium terhadap sampel ikan itu kemungkinan satu sampai dua minggu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved