Breaking News:

Berita Malinau Terkini

3 Karyawan di Malinau Terseret Banjir Bandang di Sungai Tubu, Satu Orang Selamat, Dua Masih Dicari

3 karyawan di Malinau terseret banjir bandang di Sungai Tubu, satu orang selamat, dua masih dicari.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
Tribunnews via Tribun Jambi
ILUSTRASI - 2 korban terseret aliran Sungai Tubu Malinau hingga saat ini belum ditemukan 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - 3 karyawan di Malinau terseret banjir bandang di Sungai Tubu, satu orang selamat, dua masih dicari.

Dua korban dilaporkan hanyut dalam kejadian yang terjadi malam hari di aliran Sungai Tubu kemarin, Senin (15/3/2021).

Insiden yang terjadi sekira pukul 22:00 Wita tersebut terjadi di aliran Sungai Tubu, Desa Long Pada, Kecamatan Sungai Tubu, Kabupaten Malinau, Privinsi Kalimantan Utara.

Kapolres Malinau, AKBP Agus Nugraha menjelaskan insiden tersebut berawal saat ketiga karyawan sedang memeriksa kerusakan eskavator.

Baca juga: Antisipasi Mutasi Corona B117, Dinas Kesehatan Malinau Rencanakan Pemeriksaan Covid-19 di Pos Sesua

Baca juga: Belajar dari Rumah Terkendala Internet, Pelajar Malinau Pakai Fasilitas di Kantor Camat hingga Desa

Baca juga: Desa di Perbatasan RI-Malaysia Masih Blankspot, Pemkab Malinau Tunggu Program Bakti Kominfo

Sebelumnya, alat berat tersebut mogok saat tengah beroperasi di tengah aliran Sungai Tubu, sehingga ketiganya ditugaskan untuk memeriksa kerusakan alat berat tersebut.

Ketiganya merupakan karyawan di sebuah perusahaan konstruksi, yakni Agus Basuki (45), Kelvin (50), dan Yusran (40).

Dua korban hanyut terseret aliran sungai tubu, di Desa Long Pada, Kecamatan Sungai Tubu, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara,
(Istimewa)
Dua korban hanyut terseret aliran sungai tubu, di Desa Long Pada, Kecamatan Sungai Tubu, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, (Istimewa) (Istimewa)

Menurut keterangan saksi, hujan deras mengguyur saat kejadian yang terjadi pukul 22:00 Wita tersebut

"Saat itu hujan deras, sampai di lokasi kejadian ketiganya langsung memeriksa eskavator yang berada di tengah sungai," ujarnya, Selasa (16/3/2021).

Saat memperbaiki alat berat, banjir bandang tiba-tiba datang dari hulu sungai dan menerjang ketiga korban yang tengah memperbaiki alat berat di tengah aliran Sungai Tubu.

Baca juga: Pemilihan Ketua RT Serentak di Malinau Kota Kaltara, Incumbent Ramai-ramai Daftar Lagi

Baca juga: Rangkaian Jelang Nyepi Digelar Sederhana, Umat Hindu di Malinau Jalani Catur Brata Penyepian

Baca juga: Pandemi Covid-19, Ketua PHDI Malinau I Nyoman Wigunaya Sebut Tak Kurangi Esensi Hari Raya Nyepi 2021

Agus Nugraha menerangkan, satu orang korban, yakni Yusran berhasil menyelamatkan diri kendati mengalami luka di bagian dadanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved