Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Bermula Diajak Tetangga, Ini Perjalanan Farida Silviawati Sarjana Teknik Kini jadi Politisi Demokrat

Bermula diajak tetangga, ini perjalanan Farida Silviawati sarjana teknik yang kKini jadi politisi Partai Demokrat.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / CORNEL DIMAS SATRIO
Pelaksana Tugas DPC Partai Demokrat, Farida Silviawati berbincang bersama Manager TribunKaltara.com, Sumarsono di Kantor DPC Partai Demokrat Bulungan, Rabu (17/3/2021) ( TRIBUNKALTARA.COM / CORNEL DIMAS SATRIO ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Bermula diajak tetangga, ini perjalanan Farida Silviawati sarjana teknik yang kKini jadi politisi Partai Demokrat.

Dimulai dari ajakan tetangga, dan memulai karier dari bawah, kini Farida Silviawati menjabat sebagai Pelaksana Tugas DPC Partai Demokrat Bulungan, dan duduk sebagai anggota DPRD Bulungan.

Ditemui di Kantor DPC Partai Demokrat Bulungan, pada Rabu (17/3/2021), Farida Silviawati menjelaskan kepada tim TribunKaltara.com, mengenai ketertarikannya terjun ke dunia politik.

Baca juga: Balap Liar dan Gunakan Knalpot Racing, Polres Bulungan Amankan 12 Motor tak Lengkap Dokumen Resmi

Baca juga: DPC Demokrat Bulungan Pastikan Solid, Tegas Tolak Moeldoko Sebagai Ketum Versi Kongres Luar Biasa

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Ramadan 2021 untuk Wilayah Bulungan Kalimantan Utara, Mulai 1 Ramadan 1442 H

“Kalau politik itu tahun 2005, saya diajak tetangga saya, karena dulu pekerjaan saya juga belum tetap, saya diajak, ayo kita ikut kegiatan partai,” ujar Plt DPC Partai Demokrat Bulungan, Farida Silviawati.

“Waktu itu saya masih admin, belum di struktur, setelah satu tahun baru saya bergabung di tingkat kepengurusannya di tingkat DPC ya,” tambahnya.

Alasannya bergabung dengan Partai Demokrat, ialah karena sesuai dengan visi misi, juga karena sosok figur SBY.

“Saya lihat visi misi Partai Demokrat yang nasionalis religius, menurut saya sangat baik sekali, untuk kita berinteraksi dengan masyarakat, jadi tidak membedakan suku, ras, agama dan golongan. Kemudian saya juga melihat figur Pak SBY karena Bapak Pembangunan,” katanya.

Setelah delapan tahun menjadi pengurus di tingkat DPC, pada 2014, dirinya mencalonkan diri menjadi anggota legislatif di Bulungan.

Lulusan Fakultas Teknik UII Yogyakarta itu, mengaku terpanggil untuk mewakili perempuan di dewan, setelah adanya aturan mengenai
keterwakilan perempuan.

“Baru 2014 saya ikut mencalonkan, karena waktu itukan sudah ada aturan mengenai 30 persen keterwakilan perempuan, saat itu saya terpanggil,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved