Kabar Artis

Jadi Tempat Prostitusi Online, Manajemen Hotel Alona Dipanggil Pemkot Tangerang, Terancam Ditutup

Jadi tempat prostitusi online, manajemen Hotel Alona dipanggil Pemkot Tangerang, terancam ditutup.

Editor: Amiruddin
KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI
Artis Cynthiara Alona dihadirkan pada konferensi pers kasus dugaan prostitusi di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/3/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM - Jadi tempat prostitusi online, manajemen Hotel Alona dipanggil Pemkot Tangerang, terancam ditutup.

Setelah diduga dijadikan lokasi prostitusi, manajemen Hotel Alona kini dipangil oleh Pemkot Tangerang Senin besok.

Hotel tersebut diketahui milik artis Cynthiara Alona, yang kini telah berstatus tersangka di Polda Metro Jaya.

Ia diduga kuat terlibat dalam praktik prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur tersebut.

Pemerintah Kota Tangerang mulai panggil pihak manajemen Hotel Alona perihal prostitusi online.

Seperti diketahui, pada Selasa (16/3/2021) Hotel Alona digerebek Polda Metro Jaya karena dijadikan sarang prostitusi sejak 3 bulan terakhir.

Baca juga: Terancam 10 Tahun Bui, Akhirnya Terkuak Alasan Cynthiara Alona Jadikan Hotelnya Tempat Esek-esek

Usut punya usut, hotel tersebut merupakan kepemilikan dari artis Cynthiara Alona yang sudah dijadikan tersangka oleh Polda Metro Jaya.

Belasan wanita pun ikut digiring polisi dari penggerebakan tersebut dan tidak sedikit masih di bawah umur.

Makanya, Pemerintah Kota Tangerang pun sudah mulai memanggil pihak manajemen Hotel Alona soal pengalihfungsian hotel menjadi sarang bisnis esek-esek.

"Akan dilakukan pemanggilan manajemen hotel, oleh Satpol PP dan Disbudpar," ujar Kabag Humas Pemerintah Kota Tangerang, Buceu Gartina saat dihubungi, Minggu (21/3/2021).

"Jadi, manajemen diwajibkan membawa perizinan yang sudah ada. Nanti kita akan periksa kesesuainnya seperti apa," sambung dia.

Pasalnya, soal penutupan Hotel Alona akan dikoordinasikan dengan Polda Metro Jaya pada Senin (22/3/2021) besok.

"Jadi hari Senin juga Satpol PP dan kepolisian bahas tindak lanjutnya seperti apa, ke depan akan sama-sama menindak lanjuti kasus tersebut," terang Buceu.

Ia melanjutkan, sebenarnya Pemerintah Kota Tangerang berhak untuk menutup operasional hotel yang berlokasi di Jalan Lestari, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved