Breaking News:

Polemik Partai Demokrat

Partai Demokrat Versi KLB Disahkan Kemenkumham? Pakar Hukum Al-Azhar Beber Peluang Kubu Kontra AHY

Partai Demokrat versi KLB disahkan Kemenkumham? Pakar Hukum Al-Azhar beber peluang kubu kontra AHY.

Kolase TribunKaltara.com / Kompas TV
Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY)(Kolase TribunKaltara.com / Kompas TV) 

TRIBUNKALTARA.COM - Partai Demokrat versi KLB disahkan Kemenkumham? Pakar Hukum Al-Azhar beber peluang kubu kontra AHY.

Polemik Partai Demokrat sampai saat ini terlihat semakin memanas. dan saat ini Kemenkumham telah menerima berkas Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa ( KLB ) Sibolangit.

Terlebih dengan informasi-informasi terbaru yang dikeluarkan oleh Partai Demokrat versi KLB dengan Ketum Moeldoko, untuk memojokan kubu Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ). 

Sampai-sampai, pakar hukum Universitas Al-Azhar Indonesia memberikan pandangan, soal kesempatan dan berpeluangnya Partai Demokrat versi KLB dapat disahkan Kemenkumham.

Baca juga: Tuduhan Anak Buah Moeldoko Buat AHY Berang, Ada Aset Ratusan Miliar Demokrat Atas Nama Pribadi?

Baca juga: Pakar Hukum Beber Peluang Demokrat Kubu KSP Moeldoko Bisa Disahkan, Singgung UU Partai Politik

versi Kongres Luar Biasa ( KLB) Moeldoko berpotensi disahkan pemerintah.

Hal itu diungkapkan Suparji Ahmad, salah satu pakar hukum Universitas Al-Azhar Indonesia pada Senin (22/3/2021).

Suparji Ahmad membongkar peluang pemerintah dalam hal ini Kemenkumham melegalkan kepemimpinan Moeldoko sebagai Ketum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang.

Belum lama ini, Menkumham Yasonna Laoly menyatakan berkas Partai Demokrat versi KLB belum lengkap.

Kemenkumham memberikan waktu tenggat untuk memperbaiki dan menyempurnakan berkas Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang.

"KLB tersebut bisa disahkan karena pada kongres Partai Demokrat (PD) di Jakarta 2020 ada hal-hal yang perlu direkonstruksi agar selaras dengan undang-undang Partai Politik," kata Suparji dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (22/3/2021).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved